Doa bersama untuk leluhur dan juga untuk segala hajad dan kepentingan bagi yang masih hidup telah digelar semalam dipantai banjar seseh Desa Cemagi, Mengwi Badung Bali Rabu (13/09/23)
Bertempat di halaman depan maqom leluhur Mas Noyang Sepuh Prabu Danuningrat keramat seseh, warga Banyuwangi yang tinggal di desa Munggu khusuk melantunkan doa2 bagi almarhum almarhumah seluruh leluhur dari para nabi, wali, raja2 serta semua syuhada yang berjuang demi umat.

Selain itu juga semua hajad dan kepentingan masing2 didoakan bersama supaya mendapatkan keridlaan Allah SWT.
Dimulai jam 09.00- 23.00 WITA dengan pembukaan oleh ustazd Widodo, tawasul dan dilanjutkan zikir istiqosah kubro yg dipandu oleh ustazd Fajar doa penutup oleh ustazd Ahmad Rasid.
Dilatarbelakangi Pantai Seseh dengan hamparan samudra yang begitu luas serta deburan ombak seakan ikut bertasbih, bertahlil dan bertakbir mengiringi giat sholawat para warga yang khusuk berdoa.
Doa keselamatan tolak balak juga dibacakan bertepatan dengan hari rabo pungkasan/ terakhir dibulan shafar yang diyakini bahwa Allah menurunkan 360.000 macam bala/ bencananya untuk kurun waktu selama satu tahun.

Dengan berziarah dimaqom leluhur dan beristigosah semua berharap doa2nya bagi para leluhur diterima juga didengar sehingga jadi syafaat dan menambah kecintaan kepada Allah ,rasul dan semua orang2 soleh.
Bu Yati, bu Milla, bu Cholifah bersemangat sekali dan menurutnya istigosah ini menambah tenaga mereka meskipun seharian sudah bekerja buka warung dan ikut kerja proyekan. Wallahua’lam.
Semoga seperti yang ada tertulis…Inama Aqmalu bin niat, segala sesuatu tergantung dari niatnya. Cuaca malam hari itu cukup cerah,sampai warga meninggalkan tempatnya kembali ke rumah masing2.
Keramat Seseh, Rabu 13 September 2023.
Ambarwati Soenarko


Komentar