oleh

Sosialisasi Pengolahan Pupuk Organik Plus TRICODERMA dan ECO ENZYME

BANYUWANGI, JURNALNEWS – Pelatihan sosialisasi Pengolahan pupuk organik plus TRICODERMA dan ECO ENZYME bersama Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani Desa Kepundungan, Kecamatan Srono dihadiri Kepala Desa (Kades) Kepundungan, pengurus dan anggota Poktan, Selasa (26/3).

Pembukaan acara dibuka secara langsung Kepala Desa (Kades) Kepundungan, Baitu Rohim menyampaikan apresiasi dan supportnya pada sejumlah pengurus dan anggota Poktan Sumber Tani untuk turut serta dalam kegiatan pelatihan sosialisasi Pengolahan pupuk organik dan pembuatan ECO ENZYME.

” Semoga apa yang menjadi harapan Poktan bisa terwujud untuk mengantisipasi adanya kelangkaan pupuk,”Ujarnya.

Pemateri pertama disampaikan secara langsung Ketua Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup, E. Prasetyo SH menyampaikan proses pembuatan pupuk organik cair untuk diurai dan dikembangkan yang sangat besar manfaatnya bagi sejumlah jenis tanaman.

” Tanaman buah ataupun holtikultura jika mengunakan pupuk cair tersebut dalam hal pertumbuhan tanaman bisa semakin meningkat dan berguna untuk bisa menyuburkan tekstur tanah,” Terangnya.

Pemateri kedua disampaikan Ketua ECO ENZYME Nusantara (EEN) di Banyuwangi, Desi Darmawati S.U menyampaikan cara prosesing pembuatan ECO ENZYME dengan mengunakan sejumlah jenis bekas buah – buahan dan sayur seperti halnya kangkung, kubis, kulit jeruk, semangka, duku, pisang, kulit manggis ataupun kulit buah naga ditambah 1 kg gula merah, Molase/ tetes tebu 1 liter ditambah air bersih sebanyak 10 liter.

” Ada sejumlah jenis tanaman buah yang tidak bisa dipergunakan antaralain Salak, Alpukat, Nangka, Durian,” Jelasnya.

Selain itu, Desi Darmawati juga memberkan penjelasan dalam pembuatan untuk memproses ECO ENZYME.(Tyo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *