oleh

Pelengsengan Banyuwangi Target Wisata KALAMU Nasional

Banyuwangi, Jurnalnews –  Tak lagi menjadi sebuah kabupaten yang biasa, Kabupaten ujung timur pulau Jawa ini kini semakin menjadi tolak ukur pembangunan dalam berbagai aspek bidang dan sektor nasional maupun internasional.

Kunjungan menteri yang berturut-turut secara berkala datang ke Banyuwangi Merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi tentunya dalam menunjukkan kualitas dan kuantitas kinerja.

Dan kini Banyuwangi mempersiapkan diri untuk kunjungan yang kesekian kalinya yang akan dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan dalam hal ini Sakti Wahyu Trenggono ( Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia) yang akan diagendakan pada Jumat 29 Mei 2024 sekitar pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat,
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Safari Romadhon Kementerian Kelautan pusat Jakarta,

Dan dalam kunjungan tersebut Sakti Wahyu Trenggono akan mengunjungi salah satu destinasi wisata Bahari yang menjadi kebanggaan kota Banyuwangi yaitu plengsengan yang berada di wilayah kecamatan Kota Banyuwangi tepatnya di lingkungan Kampung Mandar dan Lateng.
Dan dalam kunjungan kali ini juga Sakti Wahyu Trenggono akan menjadikan kampung nelayan plensengan menjadi kampung nelayan modern atau yang disebut dengan KALAMU, ada hal yang sangat menarik dalam kunjungan Kementerian Kelautan perikanan kali ini adalah di mana kampung nelayan yang menjadi kebanggaan Banyuwangi yaitu pelengsengan akan dijadikan kawasan wisata nasional modern.

IMG-20240328-WA0055

Kampung Nelayan Modern merupakan program yang mentransformasikan ruang hidup dan ruang social nelayan menjadi lebih baik dan lebih berkembang dengan seluruh dimensinya melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui social engineering. Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 34 Tahun 2022 tentang Kampung Nelayan Modern, bahwa untuk mewujudkan kawasan/lingkungan kampung nelayan yang tertata, bersih, sehat, dan dapat meningkatkan produktivitas kehidupan nelayan dan leuarganya perlu dilakukan penataan, penyediaan dan/atau perbaikan sarana dan prasarana publik di kampung nelayan sehingga menjadi kampung nelayan modern.

Tujuan kampung nelayan modern yaitu menciptakan kawasan yang maju, berwawasan lingkungan, tanggap bencana, mampu secara finansial dan sustainable. Konsep ini melibatkan peran serta nelayan beserta keluarga dan seluruh masyarakat di kampung tersebut. Kampung Nelayan Modern diharapkan dapat memotivasi dan menjadi alternatif bagi nelayan dan keluarga dalam mengisi hari dan memanfaatkan waktu baik saat musim panen ikan maupun musim paceklik sehingga dapat hidup layak dan tidak hanya mengandalkan pendapatan dari sektor melaut saja. Tahapan kegiatan Kampung Nelayan Modern ini antara lain assesment calon lokasi, pembangunan kampung nelayan modern, dan evaluasi (pengukuran dampak).

Suryono Bintang Samudra yang merupakan sekretaris Dinas Kelautan Perikanan Banyuwangi yang juga menjabat sebagai PLT kepala Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Banyuwangi menjelaskan kepada jurnalnews.com

“Rasa syukur dan kebanggaan yang sangat luar biasa bahwa pelengsengan yang merupakan tempat wisata bahari yang ada di Kecamatan Kota Banyuwangi merupakan target dari 10 titik daftar kinerja kementrian Kelautan Perikanan untuk menuju Kampung modern Nasional Indonesia, dan tentunya dalam agenda kegiatan ini Kami Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap ke depan bisa lebih mensejahterakan lagi keluarga para nelayan di sepanjang Kelautan Banyuwangi serta harapan yang paling terbesar adalah tumbuhnya perekonomian serta wisata yang cukup pesat, “jelas Suryono Bintang Samudra Kamis (28/03/24).  (Razak A.Md)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *