Pada lembar pertama tahun 2022, tepatnya hari rabu, 5 Januari 2022, bertempat di Waroeng D’lakon, Asosiasi UMKM Sinergi Gotong-Royong ’45 Banyuwangi yang merupakan divisi dari LSM Pekumpulan Komunitas Gotong Royong ’45 Banyuwangi, mengadakan rapat anggota dalam rangka pembentukan koperasi.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang koperasi, Ida Larasati, S.E. dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi. Kabid membawa 2 penyuluh koperasi yakni Veni Rismawati,SP dan M. Baihaqi, SS.
Dalam sambutannya, Ida Larasati sangat mengapresiasi bakal dibentuknya koperasi oleh Asosiasi UMKM sinergi gotong-royong ’45 yang diketuai Ibu Oktarina Sri Wulandari ini. Ibu Kadis berharap, koperasi yang terbentuk nanti bakal benar-benar berdaya dan bisa memberikan manfaat terutama bagi anggotanya.
Pengarahan dan penyuluhan dilanjutkan Baihaqi tentang regulasi dan pengalaman mendampingi koperasi, sehingga membuat kita lebih *melek* tentang koperasi.
Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa koperasi yg dibentuk *dari, oleh dan untuk anggota,* harus jelas kegiatannya sehingga bisa dikategorikan koperasi produsen, konsumen, jasa, pemasaran atau simpan pinjam.

“Pada jenis koperasi simpan pinjam, tidak boleh ada kegiatan atau layanan lain, selain simpan pinjam. Sementara untuk jenis koperasi yang selain simpan pinjam, boleh memberikan layanan simpan pinjam. Karena pada setiap koperasi sudah ada kegiatan simpanan dari setiap anggotanya, yaitu simpanan pokok yang besarnya sama sesuai kesepakatan anggota, simpanan wajib yang besarnya boleh tidak sama dan simpanan sukarela.
Apabila ada anggota yang pinjam dan bisa dilayani” terang Baihaqi. Penyuluh asal Alas Rejo Wongsorejo itu juga berharap, pengurus yang terpilih nanti benar-benar *pinter, kober dan bener.*
Acara gayeng ini juga dihadiri Ketua SMP’45 Yeni Puspa Juwita, pengawas lembaga komunitas, Achmad Masduki, SP, MPd. yang pernah jadi penyuluh UMKM di Diskop Jatim dan Pembina gotong royong ’45. Hadir juga Hj Retno Herlina, Ketua IWAPI Banyuwangi, serta sekitar 27 undangan yang juga merupakan calon anggota koperasi. Forum dianggap sudah memenuhi kuorum dalam pembentukan koperasi, mengacu peraturan no 14 tahun 2019 tentang pendirian koperasi.

Ibu Oktarina, ketua Asosiasi UMKM sinergi gotong-royong ’45 menjelaskan, “tujuan koperasi ini adalah memberikan layanan kebutuhan anggota. Dari mulai sembako, bahan pokok produksi, packaging dan pemasaran. Sehingga anggota yang rata-rata anggota UMKM bisa membeli bahan-bahan di koperasi ini untuk kebutuhan produksinya.
Nanti juga akan ada voucher *wajib belanja minimal tiap bulan* untuk setiap anggota. Sehingga ada transaksi aktif tiap anggota setiap bulannya. Dengan demikian koperasi tetap dan terus berjalan kegiatannya”. Demikian papar wanita tangguh paro baya energik yang juga membidani terbentuknya koperasi ini.
Sementara itu, Bung Aguk selaku ketua perkumpulan menyambut baik, “ide yang sangat cemerlang. Ini adalah satu langkah lebih maju untuk Asosiasi Sinergi Gotong Royong ’45 dalam upaya memenuhi kebutuhan dan mewujudkan tujuan anggota asosiasi. Sehingga nantinya mendukung UMKM naik kelas, “sambutnya dengan tatap dan senyumnya yang khas.
“Keanggotaan koperasi terbuka buat keluarga besar yang menaungi Sanggar Merah Putih’45, JRKBB yang mengudara lewat radio komunitas dan podcast serta Paguyuban Gotong-royong’45 yang mayoritas manula. Bahkan seluruh warga Banyuwangi yang setuju dengan visi misi maupun AD/ART koperasi, monggo saja dengan komitmen kearifan lokal kekeluargaan, ” Imbuhnya.
Setelah akad sepakat terbentuk koperasi, terpilih kepengurusan pada periode pertama ini. Yakni, Dafik Ismail sebagai ketua l dan Nur Hidayati sebagai ketua ll. Didampingi Lita Yuni sebagai sekretaris l dan Deasi sebagai sekretaris ll serta Wiwit sebagai bendahara. Duduk sebagai pengawas adalah Oktarina Sri Wulandari, Adi Sugiyanto dan Hadi Purwanto.
“Segera akan kita urus syarat-syarat pendirian. Bersama notaris (MPAK) juga untuk legalitas hukumnya. Supaya segera terdaftar di ODS dan bisa segera akses OSS. Dengan tetap minta arahan pembina, pengawas dan Diskop pastinya.” tandas Dafik Ismail selaku ketua terpilih, menyampaikan langkah yang segera dilakukannya. Atas aspirasi pengurus dan anggota juga menunjuk Andrianto sebagai manager didampingi Yudha, dan Qurrota A’yunin sebagai admin.
*KOPERASI SINERGI GOTONG ROYONG ’45* akhirnya di pilih sebagai nama.
“Seneng banget, karena yakin pasti ada manfaat untuk anggota terutama, dan masyarakat pada umumnya. Apalagi koperasi ini juga terbuka bagi siapa saja yang mau jadi anggotanya. Dan aku adalah orang yang pertama daftar jadi anggota. Serius ni yah, “Komentar Puji Winarsih dari sahabat difabel dan pendongeng dengan senyum manisnya. Komentar senada juga disampaikan peserta rapat yang lain.
Sekecil apapun konstribusinya, pada skala nasional, koperasi *SINERGI GOTONG ROYONG ’45* diharapkan menjadi bagian dari solusi percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN). (NUL’72).


Komentar