Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Blimbingsari bareng Pokja Sehat 10 Desa Se-Kecamatan Blimbingsari, bertempat di ruang rapat representatif Kantor Desa Blimbingsari, Kamis (21/7/2022) diadakan pertemuan FKKS Blimbingsari sebagai bentuk monitoring dan evaluasi Forum Banyuwangi Sehat dari Kabupaten.
Kegiatan dibuka oleh pak Abdul Aziz, SH. dari Kecamatan Blimbingsari dan dilanjutkan sambutan oleh ketua FKKS Blimbingsari pak Nur Salis,S.Pd,M.Pd, “Kami berharap pertemuan ini bisa menjadi manfaat dan ada gunanya serta FKKS Blimbingsari bermanfaat buat masyarakat dan kembali kami bareng FKKS dan Pokja Se-Kabupaten melaksanakan program guna kembali persembahkan Tropi Shaba Wistara 3 buat tanah kelahiran tercinta melalui tropy yang diterima Bupati!” tutur tenaga kependidikan di Uniba ini optimis seraya berharap plot dana dari Bappeda dan peraturan dari pemda segera terbit untuk APBDes bisa membiayai Pokja Desa Sehat.
Aguk Wahyu Nuryadi dari Forum Banyuwangi Sehat dari unsur Media&LSM menyampaikan materi terkait langkah pembentukan FKKS dan Pokja desa serta tatanan terbaru yang harus diikuti oleh Kabupaten,namun untuk kecamatan serta desa/kelurahan menyesuaikan sesuai potensi unggulannya.

SK terbaru dan foto kegiatan serta program kerja harus terpampang di sekretariat berikut buku adminitrasinya. Dalam tanya jawab, Sekdes Sukojati Wawan Sumanto sampaikan kritis.
“Terkait penganggaran APBDES mohon pemda segera susun regulasi turunannya ketentuan pusat.Karena kami di desa merasa kesulitan mengalokasikan karena banyaknya anggaran yang diserahkan ke Desa dan kami juga didampingi KPK serta harus menyerap aspirasi masyarakat. Mohon ditindak lanjuti agar bisa diselipkan di perubahan, “ungkapnya.
Ditambahkan pak Mahfur dari Badean,
“Perlu dibuatkan grup WA khusus untuk FKKS Blimbingsari agar lebih mudah dalam komunikasi yang juga ada unsur FBS yang membina kecamatan Blimbingsari, “tuturnya.
Forum menyetujui harapan itu semua seraya menunggu tindak lanjut komunikasi ke pimpinan. Tim FBS lanjut ke Muncar dan Srono.Tak ketemu pejabat yang bareng acara di Pemda dan Pendopo.Hikmahnya ketemu staf yang paham oembinaan kabupaten sehat.di Muncar ditemui Dewi A. Maesyaroh, S.Pd yang mantan pembina FBS di Bappeda Bondowoso. Lalu Suprapto yang pegang SK FKKS Srono yang diketuai mantan Kabid yang tangani Keluarga Berencana Drs. Heri Suprianto.
“Baik saya proses lagi ke Camat untuk disesuaikan arahan propinsi kala sosiaalisi di Bappeda dan panduan FBS agar catatan verivikator pusat bisa membuat wilayah dan masyarakat berbudaya sehat, “katanya.
Pembina dan bagian hukum juga kejar tayang atas ragam permintaan data dari OPD yang selasa lalu di desk.
“Kita harus capai nilai 99 dan provinsi perlu monitoring untuk benani yang perlu disempurnakan, ” tekad Dr. H. Soekarjo, Ketua FBS yang juga Ketua Stikes itu.(Desika/Bayu)


Komentar