oleh

Kasek Baru SMPN 2 Rogojampi Membuka MPLS

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPN 2 Rogojampi dimulai, Kamis (14/7). Siswa baru SMPN 2 Rogojampi menjalani MPLS, selama tiga hari (14-16) Juli 2022, di lingkungan sekolah beralamat Jalan Diponegoro 77 Kecamatan Rogojampi.

Pelaksanaan MPLS sendiri, sesuai dengan arah dan tujuan yang diinginkan pemerintah yaitu menuju proses pembelajaran kurikulum yang lebih baik.

Menurut Pujianto, Waka Kesiswaan , bahwa rangkaian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) telah tuntas dilakukan, untuk itu SMPN 2 Rogojampi melakukan kegiatan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah).MPLS adalah kegiatan pertama masuk sekolah yang bertujuan untuk pengenalan program sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konseppengenalan diri dan pembinaan awal kultur sekolah yang akan ditempuh oleh siswa baru di SMP Negeri 2 Rogojampi tahun pelajaran 2022/2023.  MPLS juga mengenalkan berbagai cara belajar yang baru. Oleh sebab itu kegiatan dalam MPLS berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan mengenalkan lingkungan, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan sosial masyarakat sekitarnya, tambahnya.

IMG-20220715-WA0018

Pada kegiatan hari pertama Pujianto, S. Pd yang biasa dipanggil Mr.Puji selakuketua panitia menyampaikan kepada Jurnalnews, Tema MPLS kali ini adalah ” Kenali Diri Dan Kembangkan Potensi diri”. Sesuai jadwal rangkaian kegiatan setelah selesai upacara disela-sela waktu peserta didik diperkenalkan kepada segenap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan oleh panitia selanjutnya peserta diarahkan ke ruang kelas untuk mengerjakan soal-soal pre-tes, menerima materi mengenal pengenalan visi dan misi, sejarah sekolah, stuktur organisasi sekolahekstrakurikuler, kurikulum merdeka , profil pelajar pancasila , wawasan wiyata mandala dan pemanfaatan serta pengelolaan sarana prasarana.

Marhenyatoro, S. Pd, SH, MM selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Rogojampi yang baru 4 hari lalu melakukan sertijab dengan H. Agus Syafi’i (Kasek sebelumnya ), menyampaikan bahwa penyelenggaraan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) , sasarannya yakni siswa kelas VII dengan melibatkan pengurus OSIS, guru, serta warga sekolah terkait. MPLS ini diharapkan dapat mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah. Selain itu juga menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persaudaraan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. Hal tersebut diatas adalah Profil Pelajar Pancasila yang harus dimiliki peserta didik baru yang disosialisasikan lewat MPLS seperti :
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
Kebhinekaan global,Bergotong royong
Kreatif, Mandiri dan Bernalar Kritis, merupakan pengembangan nilai-nilai budaya Indonesia dan Pancasila yang menjadi fondasi untuk melihat arah pembangunan nasional. Untuk menumbuhkan karakteristik pelajar Pancasila diperlukan mekanisme atau gerakan penumbuhan karakter, mulai dari sosialisasi, penyempurnaan pembelajaran serta aneka kompetensi.

Melalui program MPLS ini, nantinya siswa baru akan mengenal program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, dan pengenalan diri, terutama mengenai struktur kurikulum merdeka.

“Materi yang kita berikan diantaranya profil pelajar Pancasila,wawasan wiyata mandala, pengenalan lingkungan sekolah, pendidikan karakter dan ekstrakulikuler yang sifatnya edukatif, menarik dan kreatif serta tidak ada unsur perpeloncoan atau bahkan perundungan/bullying, sehingga siswa dalam kegiatan tersebut merasa nyaman dan senang,” ungkapnya, Jumat (15/7/2022).

“Dari kegiatan MPLS ini, Marhen berharap anak-anak lebih mengenal sekolahnya, mencintai dan bangga menjadi siswa SMPN 2 Rogojampi, sehingga merasa lebih nyaman belajar disini, “harap Marhen.

Diharapkan pula, Untuk mewujudkan itu perlu adanya peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan pelayanan pendidikan, meningkatkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal,

“Agar Kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah ini diketahui dan dipahami dengan baik, sehingga mereka merasa nyaman dan aman sebagai peserta didik baru karena diperlakukan dengan baik, wajar, dan ramah oleh seluruh warga satuan pendidikan barunya,” pungkas Marhen.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *