oleh

LPPEKOP-BKPRMI Ikhtiar Kelola Sampah Plastik Dukung Banyuwangi Sehat

Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi Koperasi- Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia(LPPEKOP-BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi, Hari ini Rabu (3/8/2022) bertempat di Homestay Nurbani Banyuwangi, menandatangani MOU dengan mitra usaha pengelolahan sampah plastik dan sejenisnya yakni Rejeki Jaya Surabaya yang siap membayar lunas tiap 10 ton Sampah.Penandatanganan ini juga disaksikan Ketua Koperasi Anugerah Banyuwangi Sejahtera (ABS) dan Perwakilan Pemkab Banyuwangi.

Nasirudin yang kelahiran Pasuruan yang mengembangkan daur ulang Plastik di Rembang Jateng sampaikan dengan bijak,

“Bahwasannya kita niscaya tanpa plastik.Maka bagaimana iqro dan berpikir, bagaimana dijadikan peluang lapangan kerja.Dan kita sering memandang sampah itu masalah yang kotor bau. Coba pola pikir itu dirubah dengan sampah itu ladang kehidupan kita yang laksana emas yang terpendam.Bagaimana orang yang anggap sampah ndak berguna lalu bingung membuang, lalu kita tawarkan..buanglah ke saya maka kau kubayar, ” tuturnya sambil sebut plastik dari Banyuwangi bisa jadi kembali ke Banyuwangi dalam wujud kresek, wadah telur, tutup galon atau ember.

IMG-20220804-WA0011

Ketua LPPEKOP, H. Asyiq Rahmatullah didampingi Sekretaris Umum BKPRMI Fathurahman, S.Pd menyampaikan timnya sebulan ini mengkaji peluang usaha dengan mendatangi Bank Sampah sebelah stadion dan eks TPA Bulusan serta survey ke pemulung hingga program persampahan yang digodok DLH dan Bappeda serta konsultasi ke anggota DPRD.

“Kami perlu sinergi dengan semua pemangku kepentingan dan mensejahterakan para pihak yang selama ini sudah melakukan upaya pengelolahan dan pemanfaatan sampah plastik.Kami akan silaturahmi ke kantor dan perusahaan di Ketapang dan sekitarnya, beberapa perumahan dan di dusun maupun RT yang sampahnya kami beli.Kami juga bagaimana tiap desa dan kelurahan bisa menyelesaikan masalah sampah tanpa repoti camat ataupun bebani Bupati.Bagaimana juga edukasi sampah plastik bisa dimanfaatkan hingga hindari buang ke sungai maupun laut serta dibakar yang cemari lingkungan.Jangka panjangnya juga ada mesin tepat guna yang kelola sampah apapun untuk jadi pelet yang bisa jadi BBM alternatif. dengan semangart kebersihan sebagian daripada iman, kami segera sosialisasi ke ustadz-ustadzah dan walisantri, “tambah Kak Fathurahman yang sehari-hari di Gudep MIN 1 Sobo Banyuwangi.

IMG-20220804-WA0008

H. Mujiono, SH. yang Ketua Koperasi ABS dan Direktur LPBHA-BKPRMI berharap ini momentum amal usaha yang bisa menggerakkan roda ekonomi umat dan keberkahan bagi daerah serta program lainnya seperti tabungan qurban bonus umroh dan travel wisata bisa melibatkan banyak orang untuk meraup rejeki menghidupi banyak keluarga di berbagai sektor.

Sementara itu, Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Banyuwangi, Achmad Sururudin, SE berharap program ini diapresiasi semua pihak dan semua bisa gotongroyong sesuai tupoksinya serta segenap DPK di 25 Kecamatan bareng Pokja Sehat sinergi dengan bumdes yang dibina bappeda maupun DPMD juga turut aktif mensejahterakan guru ngaji dan marbot surau.

IMG-20220804-WA0009

“Semoga kami turut mendukung program nasional Banyuwangi sebagai Kabupaten Sehat. Dan orang orang rentan dalam pembinaan dan dampingan program kami juga bisa dilindungi BPJS tenagakerja mandiri ataupun peserta BPJS Kesehatan yang ada peran Kades dan Pemda, ” tuturnya dengan senyum.(Aguk/Dafik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *