BANYUWANGI – Terjadi laka tunggal dijalan raya Yosomulyo, tepatnya disimpang tiga Yos Kafe Desa Yosomulyo pada Minggu dini hari.
Mobil naas itu jenis sedan bermerek Celo bernopol P 1191 VO. Mobil yang berpenumpang 5 orang itu menabrak marka pembatas dan tiang telpon sebelum terjun bebas ke sungai.
Diduga sopir hilang kesadaran lantaran terhipnotis alkohol, sebelum mobil mangkring ke sungai terdengar suwara dentuman keras. Warga yang mendengar sontak mencari asal suwara.
Ternyata suwara mengerikan itu sebuah mobil menghantam tiang telpon dan jatuh ke sungai. Tak selang lama, warga berdatangan selain melihat banyak juga yang menolong, warga juga memberi kabar kepolisian.
Tohir (60), warga sekitar menjelaskan mobil yang ditumpangi 5 orang itu sebelum masuk sungai menabrak marka pembatas dan tiang telpon.
“Pristiwa itu pukul 00.30 wib, mobil itu melaju dari arah selatan, padahal jalan ini menikung tetapi mobil ini melaju lurus lalu menabrak pembatas dan tiang sebelum jatuh ke sungai,” terang Tohir.
Tohir menduga, sopir tak sadarkan diri saat melajukan mobil, dugaan itu membuat yakin warga bahwa pengemudi itu mabok sebab bau menyengat seperti alkohol ngebul keluar dari dalam mobil, ternyata fakta menujukan didalam mobil itu terdapat minuman beralkohol.
“Dari mobil tercium bau alkohol mas, kita yakini orang – orang mabuk miras.” Ungkap Tohir.
Batas marka berupa ban bekas truk yang sengaja ditaruh ditepi jalan untuk pengamanan pengguna jalan itu terlempar hingga 15 meter. Tak hanya itu, ban belas truk itu menghantam pagar dan jendela rumah warga.
“Korban teriak histeris saat dievakuasi warga, lalu semua penumpang di bawa ke rumah sakit terdekat, di RS Graha Medika Yosomulyo.” Jelas Tohir kepada Jurnalnews.com. Minggu (25/09/2022).
Kanit Lantas Polsek Gambiran Iptu Paulus Taang Siang, membenarkan terjadianya kecelakaan itu, korban dibawa untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit terdekat Graha Medika Yosomulyo.
“Betul, kejadiannya tadi malam semua korban dirawat dirumah sakit terdekat. Soal penyebab kecelakan kita masih dalami.” Urainya.
Perlu diketahui korban berjumlah lima orang, dua diantaranya perempuan. Diduga sebelum mengalami kecelakan mereka berpesta minuman keras terbukti dalam mobil terdapat minuman beralkohol. Tak hanya itu, bau alkohol tercium semerbak dari mulut mereka.
Korban adalah Dian Ardiansyah (36) warga Garut Jawa Barat, Dian sebagai pengemudi, ia hanya mengalami luka ringan. Penumpang lain yakni Indra (40) asal Garut Jawa Barat, mengalami retak pada tangan.
Ada lagi Anwar Gunawan (35) asal Desa Lumbung Sari, Ciamis Jawa Barat, mengalami luka ringan.
Korban ke empat adalah Harnis (30) wanita asal Dusun Ringin Sari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran. Juga Ulil Istiqomaturrohmah (27) perempuan asal Dusun Seloagung, Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung. (Rika//Ry//JN).


Komentar