oleh

Puskaptis Segera Gelar Demo Susulan, Menuntut NH Segera Di Non Aktifkan Dari Jabatanya Kepala BKPP Dan Kejari Segera Memeriksa Tersangka

BANYUWANGI, Jurnal News – Sejumlah masyarakat melakukan aksi demo setelah NH kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi. Dinyatakan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Senin (14/11/2022).

Dugaan korupsi yang dilakukan tersangka NH yakni menggunakan anggaran negara pengadaan makan minum (mamin) ditahun 2020 – 2021.

Setelah NH ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari berbagai dukungan untuk Kejari mulai bermunculan, salah satunya dari Lembaga Swadaya Masyatakat (LSM) Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (PUSKAPTIS) Banyuwangi.

Puskaptis menuntut agar NH segera ditahan dan semua SKPD diperiksa karena anggaran mamin tidak hanya di BKPP saja.

Ketua Puskaptis Muhamad Amrullah SH,M,HUM mengatakan tidak akan berhenti mendesak Kejari Banyuwangi sampai oknum pejabat NH diperiksa dan ditahan juga semua SKPD diperiksa terkait anggaran mamin.

“kami lakukan ini agar Kejari Banyuwangi segera memeriksa sodara NH. Tak hanya di BKPP saja tapi seluruh Dinas yang menggunakan anggaran mamin juga diperiksa, mengingat anggaran mamin tidak hanya di BKPP saja.” Jelas Amrullah.

Menurutnya, Bupati Banyuwangi harus menonaktifkan sebagai Kepala BKPP Banyuwangi. Tidak hanya itu Amrullah juga melaporkan temuan dugaan korupsi mamin di SKPD lain dibanyuwangi.

Aksi demo susulan dalam waktu dekat akan segera digelar oleh Puskaptis. Aksi yang akan segera digelar melibatkan masa lebih banyak dari aksi sebelumnya. dan diduga juga bukan lagi dari lembaga Puskaptis saja namun dari lembaga lain ikut turun melakukan aksi demo.

Bahkan, Amrullah mengaku sudah mengirim surat pemberitahuan ke Polresta Banyuwangi akan segera melaksanakan demo susulan pada minggu mendatang.

“Kami segera demo lagi nanti tanggal 17 November, lokasinya di depan Pemda, DPRD dan Kejari Banyuwangi.” Terangnya.

Aksi sebelumnya dilakukan oleh Puskaptis mengelar demo dan audiensi di Kejaksaan Tinggi Banyuwangi. Bahkan yang dilakukan Puskaptis demo yang sebelumnya didukung oleh Pendopo Semar Nusantara (PSN) dan lembaga lain di Banyuwangi.

Aksi demo susulan oleh Puskaptis yang akan segera dilakukan pada 17 November besok jika masih belom ada tanggapan dan hasil tuntutan masih belom ada maka mereka akan melakukan aksi mogok makan.

“Jika tuntutan kami nanti masih belom ada tindakan. Kita akan lakukan aksi mogok makan didepan kantor Kejari Banyuwangi,” ungkap Amrullah.

“Dalam aksi nanti kita diikuti masa 5000 orang, dan ada beberapa lembaga lain yang ikut turun ke jalan, demo nanti kita fokuskan ditiga titik yaitu Kejari, Pemda dan DPRD Banyuwangi,” kata Amrullah.

Reporter : Rony

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *