BANYUWANGI, Jurnal News – Pentingnya memasang papan nama proyek bagi pelaksana atau kontraktor yang melaksanakan pembangunan milik pemerintah diharapan untuk mengurangi KKN, agar tidak membuat kesulitan dalam pengawasan. Rabo (30/11/2022).
Pembangunan pagar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cluring ditepi jalan raya Benculuk, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring hari ini pihak pelaksana masih melanjutkan pekerjaan yaitu merampungkan pembangunan pagar.
Proyek tersebut hasil pekerjaan mencapai kurang lebih 50%, namun pihak kontraktor sampai saat ini belom memasang informasi papan nama proyek.
Forum Pelopor Peduli Indonesia (FPPI) Ahmad Munir, menyoroti papan informasi yang tidak dipasang tersebut menurutnya jika informasi saja ditutup tutupi bagaimana hasil pekerjaannya.
“Papan nama proyek wajib dipasang saat akan membangun, jika tidak dipasang berarti ada yang ditutupi, ada apa dengan pekerjaan itu,” terangnya.
Ketua FPPI Mbah Munir, menduga ada yang tidak beres dalam proyek itu karena penyelenggara pembangunan memakai anggaran negara harus transparan dan terbuka.
“Membangun memakai anggaran negara harus transparan, masyarakat harus tau berapa uang negara yang dipakai untuk membangun dan bagaiman cara pelaksana atau kontraktor mendirikan bangunan itu,” jelasnya.
Munir menambahkan,” masyarakat sekarang sudah pada pintar mereka tau bahan material yang digunakan harus seperti apa. Tidak boleh pasir leboh untuk membangun dan pekerjaan mencampur luluh harus pakai mesin (molen) karena semua dianggarkan termasuk papan nama proyek.” Kata mbah Munir kepada Jurnalnews.com.
Hasil pantauwan dilapangan pembangunan pagar di kantor BPP Cluring, tampak depan dibangun memakai material batu bata, pasir dan semen. Tampak samping kanan, kiri dan belakang memakai pagar besi. Saat mengerjakan bahan pasir bercampur tanah (pasir leboh), dan pekerja membuat luluhan tak memakai mesin (molen).
Bicara anggaran karena tidak memasang papan nama proyek, tidak diketahui berapa nominalnya dan CV yang mengerjakan namun diduga memakai anggaran negara kurang lebih sejumlah ratusan juta rupiah.
Proyek pembangunan pagar tersebut di diduga Penunjukan Langsung (PL). Anehnya proyek di BPP Cluring tidak hanya pagar tetapi juga terdapat proyek pengadaan air bersih dengan cara pengeboran yang saat ini sedang dikerjakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M.Khori belom bisa menyampaikan karena belom bisa dihubungi.
Penulis : Rony


Komentar