oleh

Kolaborasi MAFINDO, JRKI & JRKBB Gelar Akademi Digital Lansia Tular Nalar

Untuk kedamaian Indonesia yang Berbhinneka Tunggal Ika, bebas dari hoaks, penipuan dan hasutan melalui medsos menghadapi tahun politik setelah era pandemi yang mengalami percepatan digitalisasi, maka dipandang perlu masyarakat rentan seperti lansia, termasuk di wilayah 3 T atau berbagai elemen komunitas penting untuk dibekali literasi digital.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dan Setnas Pusat Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) berkolaborasi agar secara inklusif masyarakat tangguh, bijak dan sehat berselancar di dunia maya. Maka tahun 2022-2023 menggandeng radio komunitas se-nusantara mengadakan Sekolah Kebangsaan (SK) untuk pemilih pemula dan Akademi Digital Lansia (ADL) untuk manula paham dunia maya. Diujung timur pulau Jawa digarap Jaringan Radio Komunitas Broadcast Banyuwangi (JRKBB) melalui dua tahapan. Awal kala Bangsa Indonesia memperingati hari Ibu, 22 Desember 2022 diadakan di Kedai Jurdil & Makmoer yang terdapat Studio Podcast Gotong-royong’45. Dengan menghadirkan 45 peserta dari berbagai unsur Paguyuban yakni: Perwakilan Abiyoso Gerontologi, PWRI, LVRI, Pepabri, MASTRIP Blambangan, Paguyuban Gotongroyong45, Posyandu Lansia serta seniman pelaku adat tradisi. Sesi kedua akan mengundanghadirkan paguyuban fans radio anggota JRKBB, Posyandu Lansia, tokoh lintas agama dan masyarakat. Adapun tempat di Radio Komunitas Bisma FM Gambiran pada hari Minggu 15 Januari 2023 sekaligus memaknai 18 tahun JRKBB berbhakti di bumi Blambangan.

IMG-20221222-WA0040

“Dunia digital suatu keniscayaan yang siap atau tidak selalu bersanding dengan dunia kita. Era media cetak, radio sebentar lagi televisi mulai banyak ditinggal untuk beralih ke gawai yang tembus ruang dan waktu. Hal Ini memengarui karakter keluarga dan jatidiri bangsa. Maka kita perlu mengantisipasi dengan memperkaya literasi dan cakap digital. Lokakarya yang diawali Gema Wahyu Illahi, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebanggaan Umbul-umbul Blambangan, diselingi Baca Puisi Ibu Malaikatku serta Doa Kebangsaan berbahasa Osing itu, bagaimana seluruh lapisan masyarakat terhindar dari dampak negatif cyber hitam. Begitu pula ditekankan oleh Ketua JRKBB, Hadi Purwanto yang juga youtuber channel Ha Pe Aja menyampaikan, “Bagamapun kita selayaknya mempunyai pengetahuan untuk melindungi data diri agar terhindar dari bahaya cyber, “tutur Hadi.

Ditambahkan Humas Setnas JRKI, Indah Catur Cahyaningtyas berharap dua difabel yang jadi peserta bisa jadi tutor saat komunitas Aura Lentera Memeringati Hari Disabilitas International pekan depan.

Plt. Kepala Bakesbangpol, M.Lutfi, S.Sos, M.Si dalam sambutannya sampaikan tupoksi dinasnya itu penting seperti memperteguh ideologi Pancasila, pemberdayaan ormas dan pers serta cegah tangkal kewaspadaan dini dari radikalisme maupun yang membahayakan ketahanan negara.

” Dengan pencanangan Banyuwangi Reborn oleh Bupati yang menekankan pemulihan ekonomi, bangkit dari pandemi serta merajut harmoni. Bakesbangpol akan mengemas agenda melalui Festival Kebangsaan bareng Forum Pembauran Kebangsaan dari berbagai etnis dan elemen keimanan lewat FKUB.Maka kegiatan Tular Nalar ini sejalan dengan niatan kami merangkul semua untuk kesatuan bangsa, ” tegas Lutfi.

Sejalan dengan itu, Dinas Kominfo Kabupaten Banyuwangi Melalui Nafi Ferdian, ST, MT. yang membidangi Literasi Digital dan Media Massa termasuk radio komunitas, menyampaikan dengan sikon medsos yang sedemikian rupa saat ini pihaknya juga membina buzzer. Buzzer tersebut yang menyebarkan kebaikan untuk menjadi penyeimbang informasi berdasarkan data dan fakta.

“Maka lansia perlu bijak dan paham dampak hoax dan content yang kurang bertanggungjawab untuk selamatkan anak cucu kita, ” tambah ahli IT yang juga dosen ini.

Fasilitator Utama Yeti Chotimah, M.Pd. yang memandu peserta yang dibagi menjadi 5 kelompok ini, menyampaikan semangat Ki Hajar Dewantoro bahwa setiap manusia selayaknya belajar sepanjang hayat. Maka kakek nenek yang hadir ini tetap perlu paham perkembangan era milineal untuk bekali diri dan generasi penerus bangsa ini.

“Mari kita refleksi diri dengan sikon yang menyelimuti lingkup kita, dengan tetap silaturahim dan bahagia untuk sadar diri, ruang dan waktu. Lalu paham mengantisipasi dampak buruk dan cek fakta dengan menghubungi lewat online dari nomer WA nya Mafindo Tular Nalar di 085921600500, ” tambah Geogle Master Trainer Banyuwangi dan Ketua MGMP Bahasa Osing SMP yang sehari-hari mengajar IPA dan Seni Budaya di SMPN 3 Rogojampi serta sempat berbagi buku karyanya ke pejabat yang hadir.

Sementara itu Program Manager Tular Nalar Mafindo, Santi Indra Astuti yang ikuti acara lewat pantauan siaran langsung youtube sampaikan,

“Kami mengapresiasi kolaborasi pejabat,radio komunitas dan relawan yang melalui Tular Nalar bisa berbhakti buat negeri. Kami berharap ilmu yang didapat bisa diseminasi menyebar melalui sahabat lansia lintas organisasi dan kalangan untuk bersama hadapi tantangan di era digital, “katanya. (Bung Aguk/Q’Nin/JN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *