oleh

Petak 20d Alas Bulu Menyimpan Tragedi Tak Terkuk; Nama Orang Misterius Sempat Disebut

BANYUWANGI, Jurnal News – KPH Banyuwangi Utara sempat trending didunia maya lantaran kayu dilokasi tebangan hilang diangkut pencuri. Kayu jati 10 batang diketemukan diwilayah sektor kepolisian Purwoharjo. Banyuwangi Selatan. Senin (13/02/2023).

Kayu jati itu diketahui oleh petugas gabungan PolHutMob bersama Polisi saat melakukan operasi. Diduga 42 kayu jati hasil ilegal loging itu ditemukan diwilayah Dusun Jatiluhur RT 02 RW 02, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Jawa Timur.

Jumlah kayu jati yang ditemukan saat itu bukan lagi 10 batang melainkan 41 batang, 10 Batang diantaranya terdapat leter. Semua kayu jati tersebut tanpa dokumen dan diduga berasal dari kawasan KPH Banyuwangi Utara. Petugas saat itu hanya menemukan kayu tanpa ada pemilik.

Konon sebelum kayu jati berleter itu hilang ada dua orang misterius mendatangi pos jaga mereka meminta kayu tebangan dengan paksa. Tindakan penjaga terhadap kedua orang itu memberinya sejumlah uang tujuannya agar tidak mengambil kayu jati yang sudah ditebang.

Cerita itu dibenarkan oleh salah satu penjaga dari anggota LMDH Rimba Mulya yang sengaja dianjurkan berjaga dilokasi penebangan di petak 20d, BKPH Watu Dodol RPH Alas Bulu, KPH Banyuwangi Utara.

“Setiap hati kita disuruh jaga, malam itu kita berjaga 4 orang, karena ada keperluan semua pulang, dilokasi tidak ada orang,” jelasnya.

“Saat kedua orang tak dikenal itu datang pihak LMDH memberinya uang 1 juta agar tidak mengambil kayu jati, karena kedatangnya meminta paksa kayu jati.” Ungkapnya.

Tak hanya kisah itu, petugas jaga dari LMDH ternyata mengetahui salah satu nama dari kedua orang tersebut, bahkan orang itu sudah dikenal oleh ketua LMDH Rimba Mulya Desa Sidowangi Matruki alias Sulis.

Kedua orang misterius itu salah satunya bernama Man (pituk), Man yang dimaksud berdomisi di Desa Grajagan Dusun Curahjati, Kampung Sosial, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Man yang dimaksud rumahnya Curahjati,” Uangkapnya.

Namun Man warga Kampung Sosial itu bukan pencuri kayu jati yang hilang tetapi dia penerima sejumlah uang oleh ketua LMDH Rimba Mulya. Situasi kala itu, setelah diberi sejumlah uang kedua orang itu pergi dan beberapa hari kemudian kayu jati milik Perhutani di tebangan petak 20d hilang jumlahnya 10 batang.

Informasi yang berberkembang, pihak kePolisian sektor Purwoharjo saat itu memeriksa beberapa anggota LMDH, dan pada hari Jumat 10 Februari berkasnya sudah diserahkan kembali kepada pihak Perhutani.

Maka dari itu, oleh pihak Polsek Purwoharjo pemeriksaan semua anggota LMDH soal hilangnya kayu jati dianggap selesai. Karena pihak Perhutani belom melaporkan secara resmi hilangnya kayu jati di KPH Banyuwangi Utara.

Sekedar diketahui, Perhutani KPH Banyuwangi Utara kehilangan kayu jati dilokasi tebangan petak 20d, BKPH Watu Dodol RPH Alas Bulu, pada Senin lalu 30 Desember 2023.

Kayu jati tersebut ditemukan oleh petugas gabungan saat rasia pada Selasa 31 Desember diwilayah Dusun Jatiluhur RT 02 RW 02, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo.

Penulis : Rony Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *