Banyuwangi, Jurnalnews.com – Semangat masyarakat dalam mengembangkan kawasan pesisir Pantai Kalitopo sebagai destinasi wisata terus ditunjukkan melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya dengan pemasangan gerbang selamat datang di pintu masuk selatan kawasan Takatlebar, Desa SumberKencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.
Pembangunan gerbang tersebut merupakan hasil gotong royong Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Takatlebar Desa SumberKencono bersama mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebelumnya, gerbang di sisi utara Pantai Kalitopo telah lebih dahulu dibangun sebagai penanda kawasan wisata.
Founder rintisan Wisata Pantai Kalitopo sekaligus Penasehat Pokdarwis Takatlebar, Eko Wijiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa UGM yang telah terlibat aktif dalam mendampingi masyarakat mengembangkan potensi wisata pesisir.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan keterlibatan adik-adik mahasiswa UGM yang melaksanakan KKN di Desa SumberKencono. Mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan inspirasi, motivasi, serta pandangan akademis yang kemudian ditransformasikan menjadi berbagai ide dan konsep pengembangan objek wisata Pantai Kalitopo,” ujar Eko yang akrab disapa Eko Gaib. Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kalangan akademisi menjadi modal penting dalam membangun kawasan wisata berbasis potensi lokal. Kehadiran mahasiswa UGM dinilai mampu memperkuat semangat masyarakat untuk terus berinovasi dalam mengelola kawasan pesisir secara berkelanjutan.
Eko juga mengapresiasi kegiatan tanam kenang pohon kelapa yang sebelumnya dilakukan oleh mahasiswa UGM bersama masyarakat. Selain sebagai simbol kebersamaan, penanaman tersebut bertujuan menjaga garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan pesisir.
“Ini juga menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa kawasan sempadan pantai di Desa SumberKencono dan Desa Sidodadi merupakan destinasi wisata yang benar-benar diinginkan dan diperjuangkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko menegaskan bahwa Pokdarwis Takatlebar bersama Pokdarwis Kalitopo Desa Sidodadi memiliki komitmen kuat menjadikan kawasan Pantai Kalitopo sebagai destinasi wisata bahari dan dirgantara yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
“Kami bersama masyarakat memiliki tekad yang sama bahwa sempadan pantai merupakan ruang yang sangat penting, tidak hanya sebagai penunjang aktivitas nelayan mencari penghidupan di laut, tetapi juga sebagai aset yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata. Karena itu kami berkomitmen menjadikan Pantai Kalitopo sebagai destinasi wisata yang dikelola bersama oleh Pokdarwis Takatlebar Desa SumberKencono dan Pokdarwis Kalitopo Desa Sidodadi,” ungkapnya.
Ke depan, kawasan Pantai Kalitopo diharapkan berkembang menjadi wisata bahari terpadu yang dipadukan dengan wisata edukasi dan wisata dirgantara. Masyarakat juga berharap adanya dukungan dari pemerintah agar pengembangan kawasan tersebut dapat berjalan lebih optimal dan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga pesisir. (Venus).


Komentar