oleh

Pelaku Pembacokan di Wongsorejo Serahkan Diri, Korban Alami Luka di Punggung dan Lengan

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam yang sempat melarikan diri setelah kejadian akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Wongsorejo, Banyuwangi.

Pelaku berinisial MAP datang ke Mapolsek Wongsorejo pada Rabu malam, 7 Oktober 2026. Setelah menjalani proses pemeriksaan, pelaku langsung diamankan dan kemudian dititipkan di Polresta Banyuwangi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan membenarkan penyerahan diri tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

“Memang benar, pelaku penganiayaan sepekan yang lalu yang sempat melarikan diri akhirnya menyerahkan diri baik-baik ke Polsek Wongsorejo tadi malam. Langsung kita proses sesuai aturan yang berlaku dan sekarang ditahan serta dititipkan di Polresta Banyuwangi,” jelas AKP Eko.

Menurut keterangan pelapor, kejadian bermula pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 00.30 WIB, ketika korban berinisial AH bersama sejumlah temannya bermain biliar di sebuah warung kopi. 

Di lokasi tersebut, AH kemudian terlibat cekcok dengan MAP. Perselisihan berlanjut hingga terjadi saling tantang untuk berkelahi. Keduanya kemudian sepakat bertemu di kawasan Dam Bajulmati.

Sekitar pukul 05.00 WIB, AH bersama sejumlah temannya meninggalkan lokasi biliar dan mengikuti MAP yang berboncengan dengan rekannya berinisial R.

Di depan Kantor Kecamatan Wongsorejo, kembali terjadi ketegangan. MAP disebut sempat memukul salah seorang teman AH berinisial HS. Perselisihan kemudian kembali berlanjut hingga akhirnya rombongan menuju kawasan Dam Sungai Bajulmati.

Sesampainya di kawasan tersebut, AH dan teman-temannya tidak menemukan MAP. Setelah menunggu sekitar 15 menit, mereka memutuskan untuk pulang.

Namun, saat berada di talang Dam Sungai Bajulmati, rombongan AH disebut kembali dihadang oleh MAP bersama R. Saat itu, MAP diduga membawa sebilah senjata tajam jenis parang.

Menurut keterangan pelapor, MAP kemudian mendorong AH hingga terjatuh. Saat AH berdiri, MAP diduga kembali menghampirinya sambil membawa parang.

AH sempat berusaha menenangkan situasi dan mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan salah paham. Namun, situasi justru kembali memanas.

MAP kemudian diduga menebaskan parang ke arah AH. Korban berusaha menangkis, tetapi sabetan tersebut mengenai punggung sebelah kiri dan menyebabkan luka pada lengan kiri hingga korban terjatuh.

Tidak berhenti di situ, MAP juga diduga mengarahkan parang ke bagian leher AH. Beruntung, korban berhasil menghindar.

MAP kemudian menghampiri teman AH berinisial MF. Setelah terjadi dorong-dorongan, MF diduga dipukul dan kemudian kembali ditebas menggunakan parang hingga mengenai bahu kiri dan bagian dada.

AH dan MF kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan menjauh dari lokasi. MAP bersama R disebut sempat mengejar menggunakan sepeda motor.

AH akhirnya mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Bajulmati karena mengalami luka robek dan perdarahan pada punggung sebelah kiri akibat sabetan senjata tajam.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Wongsorejo. Unit Reskrim Polsek Wongsorejo selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan MAP yang melarikan diri setelah kejadian.

Setelah hampir satu pekan dilakukan pencarian, pada 7 Oktober 2026, MAP akhirnya datang dan menyerahkan diri ke Polsek Wongsorejo.

“Sebelumnya, anggota Kami terus melakukan pengejaran kepada pelaku hingga yang bersangkutan akhirnya datang menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar AKP Eko.

Saat ini MAP telah diamankan dan dititipkan di Polresta Banyuwangi. Perkara tersebut masih dalam proses penyidikan untuk melengkapi berkas dan menentukan proses hukum selanjutnya. (Venus). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *