Banyuwangi, Jurnalnews.com – Open Turnamen Bola Voli “Camat Cup” Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, memasuki babak akhir dengan menyuguhkan pertandingan penuh tensi dan aksi menarik. Dua laga penting yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Alasrejo, Selasa malam (3/11/2026), sukses menyedot perhatian para pecinta bola voli.
Pada pertandingan jam pertama, laga perebutan juara 3 putra umum mempertemukan Tim PVB dari Desa Bengkak melawan Vasco Project dari Desa Wongsorejo.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif. Jual beli serangan, smes-smes keras, serta pertahanan ketat membuat pertandingan berlangsung sengit dan penuh ketegangan.
Kedua tim saling menunjukkan kemampuan terbaiknya demi mengamankan posisi juara ketiga. Namun, berkat permainan yang solid dan konsisten, Tim PVB akhirnya berhasil menaklukkan Vasco Project dengan skor 3-1, sekaligus memastikan diri sebagai juara 3 putra umum dalam turnamen tersebut.
Memasuki pertandingan jam kedua, atmosfer semakin meriah dengan digelarnya babak grand final putri umum yang mempertemukan Tim Bolo 99 dari Boyolangu, Kecamatan Giri, melawan Tim Arka Kaela dari Desa Alasbuluh.
Laga perebutan gelar juara 1 dan 2 ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan dalam rangkaian Open Turnamen Camat Cup. Kedua tim tampil dengan semangat tinggi dan memperlihatkan kualitas permainan yang sama-sama kuat.
Pertandingan berlangsung seru dengan aksi saling serang dan pertahanan yang ketat. Dukungan penonton yang memadati arena turut menambah semangat para pemain di lapangan.
Meski Bolo 99 memberikan perlawanan sengit, Tim Arka Kaela akhirnya berhasil mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-1, sekaligus memastikan diri sebagai juara 1 putri umum Open Turnamen Camat Cup.
Salah satu penonton asal Desa Alasrejo, Sudai, mengaku telah memprediksi kemenangan Arka Kaela. Menurutnya, kedua tim sama-sama menampilkan permainan yang bagus dan menghibur.
“Sudah saya duga, Arka Kaela yang menang. Permainan malam ini, tim putri sama-sama bagusnya,” ujar Sudai.
Kegembiraan juga dirasakan Hidayat, salah satu official Tim Arka Kaela Alasbuluh. Ia mengaku terharu sekaligus bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya meraih gelar juara pertama.
Menurut Hidayat, kemenangan tersebut terasa istimewa karena tim yang dihadapinya memiliki kualitas permainan yang kuat. Ia juga menyinggung adanya kendala yang sempat dihadapi timnya menjelang pertandingan.
“Ini merupakan keajaiban. Anak-anak menang, soalnya lawannya juga kuat. Tadi juga salah satu tim sempat tidak diizinkan main, tapi saya bersyukur anak-anak sukses meraih juara 1,” ucapnya. (Venus).


Komentar