oleh

Penglola Hippam Tirto Suci Kini Menambah Tandon Guna Memenuhi Asupan Air Bersih Ke Warga

BANYUWANGI – Penyaluran air bersih melalui Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPPAM) yang dikelolah oleh Pokmas Tirto Suci Desa Plampangrejo Kecamatan Cluring dikeluhkan warga  karena air yang disalurkan kotor dan sering mati. Selasa (24/11/2020).

Kini warga pengguna air bisa bernafas lega lantaran pihak penglola memasang tambahan tandon diarea rumah warga yang terdampak kekurangan air.

Tandon yang dipasang berkapasitas 5200 liter, tandon air tersebut berguna untuk menampung air dari tandok induk lalu disalurkan ke rumah warga.

Sugiono (58), ketua penglola Tirto Suci membenarkan seringnya air mati dan kotor terutama diwilayah dusun Plosorejo disebabkan kapasitas penampung air kurang.

“Sebelumnya, kami sering dilapori oleh warga pengguna air bahwa didaerahnya air sering tidak mengalir dan juga kotor. Makanya kita bangun tandon air baru diwilayah itu.” Terangnya.

Sugiono juga menambahkan.” pembangunan tandon ini untuk mengantisipasi kekurangan air yang disuplai dari tandon utama habis, jadi tandon penampung air ini bisa mencukupi kebutuhan air diwilayah Plosorejo.” Tambahnya.

Dana pembangunan tandon air tersebut bersumber dari uang kas Tirto Suci, seperti dijelaskan oleh sekertaris Tirto Suci Purnoto.

“Kita bangun 2 tandon air diwilayah sini. Biayanya, menghabiskan dana kurang lebih 24 juta.” Jelasnya.

Masih kata Purnoto,” saat ini keseluruhan warga pengguna air berjumlah 1400 rumah dan bagi orang tidak mampu serta sarana ibadah seperti masjid juga musolah kita tidak menarik iuran.” Ucapnya.

“Dari hasil pendapatan iuran atau pun pemasangan baru kita kelolah buat oprasional dan juga kita berikan ke Pemerintah Desa sebesar 6 juta pertahun masuk ke PAD.” Tambahnya.

Sementara, Angga warga penyalur air bersih yang sebelumnya mengeluh karena air dirumahnya sering mati dan kotor kini sudah tidak lagi mengeluh.

“Saya berterima kasih terhadap penglolah kini sudah dibangun tandon baru sehingga dirumah saya tidak lagi kekurangan air dan kini air yang mengalir selalu bersih.” Terang Angga saat ditemui Jurnalnews.

Angga juga menegaskan bagi penglola agar sigap dan diperhatikan jika ada permasalah air yang disalurkan seperti air mati dan kotor.

“Kami berharap ketika ada keluhan konsumen segera diperhatikan supaya konsumen seperti kami tidak dirugikan, karena kami setiap bulan juga bayar, jika sering tidak mengalir apalagi airnya kotor jelas kita dirugikan.” Tegas Angga.

Sebelumnya, Sejumlah warga di Desa Kaliploso kususnya Dusun Plosorejo Kecamatan Cluring kesal lantaran air yang mengalir dirumahnya keruh dan berwarna coklat kehitaman, tidak hanya itu debit air juga selalu berkurang bahkan sampai tidak mengalir.

Warga yang menyalur air bersih harus membayar uang pemasangan sebesar 500 ribu. Disetiap bulannya juga harus membayar iuran yang nilai uangnya tergantung pemakaian air.

Hippam yang dikelolah oleh Pokmas Tirto Suci Desa Plampang rejo saat ini mempunyai 5 tandon air dari 3 sumur.  (Rony//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *