Melirik Program Lumbung Pangan (LP) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa timur ‘Khofifah Indar Parawansa , yaitu suatu program menyediakan sembilan pokok bahan pangan (sembako) yang bisa di pesan lewat website dan free ongkir yang kini juga sudah bisa di pesan melalui sistem bayar ditempat /cash on delivery (COD) itu, terbaca oleh Agus 41 tahun sebagai kepala Desa Tambong kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi Selasa (19/01/2021).
Ia langsung merevitalisasikan dan sekaligus merestrukturisasi Penghasilan Aset Desa (PAD) yang berupa Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) nya untuk bisa menjadi bagian dari program itu, dengan konteks Bumdes bisa menjembatani program Lumbung Pangan itu untuk tersalurkan kepada warga desa Tambong sebagai Distributor.
“Saya kira ini sangat bagus sekali mas, agar desa bisa ada tambahan penghasilan dan juga program ini nantinya akan menekan angka kost yang amat tinggi, jadi bahan yang kita beli tidak terlalu mahal, ” ucap Agus .
Masih ungkap kepala Desa, untuk permasalahan teknis nantinya petugas Bumdes akan on call dan mengantarkan pesanan ke warung kelontong-kelontong yang menjamur di pelosok dusun desanya .
” Nantinya kita akan jemput bola kewarung warung kecil agar tidak lagi ketergantungan pada pemodal besar yang bermata sipit itu (caenes), “pungkasnya.(Ilham Sodik)


Komentar