oleh

Koordinator Aksi Hadang Truk Pembawa Logistik PT BSI, Ancam Jika Tidak Dituruti Permintaannya Akan Kembali Aksi Lebih Besar

BANYUWANGI – Andik Kepala Desa Sambimulyo Koordinator aksi hadang truk pembawa logistik PT Bumi Suksesindo (BSI) Tambang emas, dirinya mengaku jika tidak dituruti permintaannya akan kembali turun kejalan bersama 6 Kepala Desa yang lain dan juga warga.

Kepala Desa yang saat itu ikut aksi penghadangan truk pembawa logistik PT BSI pada hari senin lalu (12/04), mereka dari ring 2 dan 3 mengaku belom perbah mendapat kopensasi mulai tahun 2017.

Kata Andik, saat orasi dijalan ia meneriakkan permintaanya kepada pihak PT BSI Tambang emas, agar desa desa yang berada dalam ring 2 dan 3 mendapat kopensasi.

“Dari hasil musyawarah kita dengan pihak BSI mereka minta waktu paling lambat satu minggu. Jika nanti tidak ada hasilnya kita akan aksi lebih besar lagi.” Ucapnya.

Masih kata Andik,” jika diwilayah ring 1 mendapatkan per Desa 500 juta, ditempat kita harusnya juga ada pagunya, paling tidak 300 atau 200 juta per Desa.” Tambahnya.

Sebelumnya, penghadangan truk pembawa logistik milik PT BSI Tambang emas oleh 7 Kepala Desa bersama sama warga, bertempat di perempatan pasar Desa Sambimuyo.

Diketahui, 7 Kepala Desa yang ikut aksi bersama warga menghadang truk pembawa logistik milik PT Bumi Suksesindo itu adalah Kepala Desa Sukorejo, Kepala Desa Kebondalem, Kepala Desa Sambimulyo, Kepala Desa Sambirejo, Kepala Desa Ringintelu, serta Kepala Desa Kesilir dan Kepala Desa Seneporejo.

Sampai berita ini ditayangkan pihak PT Bumi Sukses Sindo (BSI) melalui manager Cummunication Affairs, Yusi Avianto Pareanom belom bisa dihubungi. (Din/rny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *