BANYUWANGI – Painem (66) warga Dusun Sambirejo Desa Sambimulyo Kecamatan Bangorejo, ditemukan tewas menggantung dengan menggunakan kain selendang di teras belakang rumahnya.
Diduga korban mengalami depresi karrna sakit yang lama dihidapnya tak kunjung sembuh. Sebelumya korban juga pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara meminum obat pertanian.
Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono, membenarkan kejadian tersebut, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, yang sebelumnya korban pernah mencoba dengan menenggak obat pertanian.” Jelasnya.
Korban tinggal dirumah bersama Suryadi (77) yang tidak lain adalah swami korban. Menurut Suryadi saat kejadian dirinya tidak sedang berada dirumah melainkan sedang keluar rumah untuk membelikan mainan cucunya.
“Saat saya keluar rumah untuk membelikan mainan cucu, istri saya berada dikamar, setelah saya datang kembali istri saya tidak ada dikamar, ketika saya cari didapur ruang belakang istri saya sudah menggantung oleh tali jarik.” Ucap Suryadi.
Setelah melihat istrinya telah mengantung karena bunuh diri Suryadi memanggil tetangga dan melapor kepolsek. Anggota Polsek Bangorejo bersama warga membawa korban ke Puskesmas Sambimulyo untuk dilakukan pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan oleh tim medis kesehatan Puskesmas, luka korban tidak ditemukan dan tidak mengatah tanda – tanda kekerasan.
Selanjutnya, korban diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan persemayaman terakhir dipemakaman umum dusun Sambirejo. (Din/rny).


Komentar