Kegiatan pemberian Santunan Yatim Piatu dalam rangka berkah Ramadhan dilaksankan oleh UKM Multimedia Untag 45 Banyuwangi di Masjid Al Hilal Banyuwangi Sabtu (08/05/2021).
“Yang kami sayangi yatim piatu, Alhamdulillah kita dikumpulkan dalam majelis yang penuh malaikat…senang banyak generasi penerus dari UKM Multimedia Untag yang sinergi dengan Yatim Mandiri, “sambut Hj Retno Herlina dari divisi Pemberbayaan Perempuan Masjid Al Hilal Sobo yang jadi tempat berbagi THR dan Bingkisan Lebaran untuk 15 anak yatim piatu Sabtu, 8 Mei 2021.
Ditambahkan kala semangat nuntut ilmu dunia hendaklah carilah bekal akherat juga, mau bersedekah mau berbagi.
“Jadilah kader buat diri sendiri..insya Allah bisa jadi pemimpin di rumah lanjut di kampung dan kampus, ” tambah Bu Dhenok panggilan akrabnya yang juga bunda PII.

Sedang Pembina UKM Multimedia dan unsur rektorat Untag’45, Anggi Amanda, S.Sos senang bisa bersinergi dengan yayasan donatur ummat dan yayasan masjid yang membekali mahasiswa menjadi nasionalis religius.
“Kita doakan juga para dermawan semoga afiat dan rizky berkah, ” ungkap host podcast ruang sinergi dan penyiar radio swasta ini.
Adji Ponco Nugroho dari Yatim Mandiri yang di kota pisang berkantor di Jl. KH. Imam Bonjol Tukangkayu dan berkantor pusat di Surabaya sejak 1994, menjelaskan sumber dana bhakti sosial ini murni dari donatur lokal yang terkumpul sejak awal Ramadhan dengan mahasiswa jual takjil bayar seikhlasnya dibeberapa lokasi.
“ada yang bayar 2 ribu ambil 5 dan ada yang ambil satu bayar 50 rb, ” Dari dana yang terkumpul ditambah shodaqoh maupun zakat pengusaha dan pegawai BUMN dana digabung untuk santunan ini yang dikemas menarik mahasiwa dengan pemandu Romi dan Ajeng serta Kak Hadi dari Kampung Dongeng Sempu.

Ditambahkan oleh Kepala Cabang YatiMandiri, Asyari,SE, walau nama lembaganya yatim, programnya tak mesti untuk yatim. Sebab juga peduli lansia, guru ngaji, mabarot masjid, kaum diffabel yang terdampak pandemi. Ada yang minta dengan proposal.
“Banyak juga yamg tidak minta kita beri karena sikonnya darurat harus dibantu, ” ungkapnya dengan logat Madura khasnya.(Aguk & Adi)


Komentar