Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar walillah hilham. Setelah diadakan rembug antara Ketua Ta’mir Mushollah An Nur Slamet Riyadi dengan dengan Ustad Agus Salim selaku pengasuh pengajian dan juga dengan beberapa warga, maka diputuskan Pelaksaan Sholat Ied Idul Adha tahun 1442 Hijriah bisa di selenggarakan di Mushollah “An Nur” dengan ketentuan penerapan Protokol Kesehatan yang ketat.
Lebih lanjut Ketua Ta’mir yang sekaligus merangkap sebagai Ketua RT 001 RW 001 Lingkungan Singodipiro Kelurahan Singotrunan Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi-Jatim mengatakan :
“Meski dimasa Pandemi, pelaksanaan sholat Ied tetap dilaksanakan secara berjamaah di Mushollah “An Nur” namun para Jama’ah di wajibkan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Covid-19,”katanya.

Lebih lanjut beliau juga mengajak Kepada seluruh warga dan khusus nya kepada para Jama’ah Mushollah “An Nur” untuk menyatukan persepsi agar pandemi Covid-19 tidak merajalela, sehingga aktivitas ibadah bisa dilaksanakan dengan baik, kusyuk, dan tidak lepas dari protokol kesehatan”.
Ustad Agus Salim yang juga merupkan owner Toko Raja Songkok yang berlokasi di Jl. MH Thamrin 16 Banyuwangi menuturkan “bahwa pelaksanaan Sholat Ied dalam kondisi Pandemi Covid-19, hendak nya dijadikan sebagai momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah yang lebih baik lagi, sebab pelaksaan Sholat Ied Idul Adha yang isi dari Kutbah nya banyak mengisahkan tentang ke ichlasan Nabi Ibrahim AS dan putra nya yang bernama Nabi Ismail AS menjalankan perintah Allah SWT untuk ber kurban.
Para Jama’ah yang hadir dalam pelaksanna Sholat Ied Idul Adha, sangat menyimak dari isi khutbah yang disampaikan oleh seorang khotib, dan khotib mengajak kepada diri nya sendiri dan mengajak kepada para Jama’ah untuk mencontoh pribadi Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan ibu Siti Hajar yang begitu ichlas nya dan begiti taat nya menjalankan apa yang diperintah oleh Allah SWT,.semoga kita semua bisa mencontoh nya dan kelak kita dijadikan sebagai insan yang bertaqwa, aamiin.(Yanto)


Komentar