oleh

Kankemenag Kab. Banyuwangi Sambut Timnas Verifikator Kabupaten Banyuwangi

Tim Verifikator Nasional Kabupaten Sehat melaksanakan verifikator selama empat hari di Banyuwangi, salah satu tempat yang diverifikasi, adalah Masjid Baiturrohiem Kecamatan Rogojampi Selasa, (28/9).

Pengelola Masjid (Takmir) mnerapkan aturan Protokol Kesehatan secara ketat kesetiap jamaah yang akan melaksanakan Sholat, hal ini dilakukan dengan mengingat jamaah Masjid yang berada di jalan Nasional tersebut dari berbagai kalangan (urban dan musyafir). Pihak Masjid tidak ingin nantinya Tempat Ibadah sebagai tempat penularan virus covid-19.
Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi H. Slamet yang turut hadir dalam pelaksanaan verifikasi tersebut berpesan agar pihak takmir tetap melaksanakaj protokol kesehatan meskipun Banyuwangi dalam PPKM pada level 1.

“Kita jangan sampai lengah, karena virus covid-19 masih mewabah, ” ungkapnya.

IMG-20210930-WA0051

Lebih lanjut mantan Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Bondowoso tersebut juga berharap Masjid dan tempat Ibadah lainnya menjadi pelopor dalam upaya memutus rantai penyebaran virus covid-19, hal ini mengingat fungsi sosial masjid sebagai salah satu pusat bertemunya berbagai kalangan masyarakat.

Dipilihnya Masjid Besar Baiturrohim sebagai Tempat Ibadah Umat Islam yang di verifikasi, dengan mengngat tempatnya yang berada dekat dengan pusat perdagangan, yang jamaahnya berasal dari mana-mana, hal ini juga didukung dengan tatanan Masjid sebagai bentuk Masjid Pariurna, sebuah Masjid yang telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti pendidikan, perpustakaan dan juga fungsi sosial lainnya.

Dalam Verifikasi tersebut H. Slamet juga didampingi Kepala seksi Bimbingan Masyarakat Islam, selain Team Verifikasi Nasional, hadir juga Tim dari Provinsi Jatim dan Kabupaten Banyuwangi. Dari kalangan kemenag juga ditinjau MTsN 3 Srono Banyuwangi dan Ponpes Mambaul Ihsan di Tegalsari.(Syaf/Agk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *