BANYUWANGI – Kelompok warga Dusun Krajan Desa Tampo Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Membentuk tim pemburu ikan sidat (oling). Mereka memberi nama dengan julukan tim “Semut Gatel”. Sabtu (06/05/2019).
Jika berburu mereka selalu berkelompok dan menaklukan mangsanya mengguna alat pancing, sesuai namanya “semut gatel” jika berburu tanpa kenal cuaca musim hujan ia tidak mengeluh bahkan semangatnya bertambah.
Kelompok tersebut dilengkapi dengan struktur organisasi seperti ketua, wakil dan sekertaris juga anggota, bahkan yang menarik kelompok tersebut dilengkapi oleh tim kusus peninjau sungai.
“Kita kalau bergerak selalu pakai sistem serang, yaitu dengan formasi serang dan sisir lokasi sungai, kita bagi tugas mulai peninjauan dan pemilihan tempat dan penurunan pasukan.” Terang Ketua Semut Gatel, Unik Saputra.
Sekali gerak kami juga tak kenal cuaca, kalau lokasi sudah ditemukan oleh bagian formasi, kita langsung rapatkan dan susun penugasan dan siap berburu.” Ujarnya.
Semangat mereka tidak kenal lelah hampir setiap hari mereka menyusuri sungai walau terkadang tidak membuahkan hasil, sungai yang ia susuri tidak hannya sungai kecil namun sungai yang curam dan angker.
Kelompok semut gatel jika berburuh jarak yang ia tempuk bisa mencapai 70 kilometer dengan rute yang sangat susah dijangkau.
Ikan sidat hidup di air tawar, dialam bebas ikan sidat biasa hidup disungai yang airnya tenang dan tempat yang jarang dijamah manusia. (Rny).


Komentar