oleh

Pelaku Penipuan Uang Puluhan Juta Diamankan Mapolsek Srono

example banner
Spread the love

BANYUWANGI – Seorang pelaku mengaku punya kenalan Kyai bisa menyembuhkan penyakit strok menipu warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Selasa (26/1/2021).

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kapolsek Srono AKP Mulyono mengatakan memang benar telah mengamankan pelaku penipuan atau penggelapan atas dasar laporan korban.

Pelaku penipuan Sulaiman (59) Dusun Kunir Rt 04 Rw 02, Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.

Tempat kejadian perkara (TKP) Dusun Krajan Rt 02 Rw 04, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Saat itu merasa di tipu korban Umi Laili (63) Dusun Krajan Rt 02 Rw 04, Desa Kebaman, melaporkan kejadian ini ke Polsek Srono.

“Barang bukti Uang RI tunai Rp. 600.000, 1 unit Sepeda motor PCX warna putih.No Pol P – 6051 – SB. 2 bungkus plastik kecil berisi bedak lulur beras kencur.1 botol kecil minyak farpum al-hajar, 1 buah HP Nokia kecil warna hitam ,1 botol Aqua 600 ml berisi air dan lembaran kertas tulisan huruf arab, 1 buah kaleng cat kosong Decolete
Dan 20 biji tokol kencur, “kata AKP Mulyono.

AKP Mulyono Menjelaskan Kronolgi kejadian, Berdasarkan keterangan korban dan dengan dibenarkan oleh keterangan pelaku serta dikuatkan dengan keterangan Saksi lainnya bahwa pada hari Minggu 22 November 2020 sekira jam 11.00 wib.

Saat itu korban duduk – duduk bersama suaminya di teras depan tiba-tiba didatangi seseorang yang belum dikenal dengan maksud meminta sumbangan untuk pendirian Masjid.

Tiba tiba orang tersebut melihat suami korban yang duduk dikursi roda terkena sakit strok, pelaku menawarkan diri mengaku mempunyai kenalan seorang kyai yang bisa menyembuhkan sakit seperti yang diderita oleh suami korban.

Bersamaan pelaku memperkenalkan diri sambil menceritakan tentang keberhasilan – keberhasilan kyai kenalanya tersebut dalam menyembuhkan orang sakit,

“Karena korban berkeinginan sakit suaminya cepat sembuh sehingga korban tertarik dan terbawa cerita pelaku kemudian korban mengikuti kemauan pelaku, “Jelasnya.

Lanjut, Apa lagi, apa yang disyaratkan oleh pelaku semua diikutinya pertama disuruh membayar mahar Rp. 6.000.000, untuk disampaikan kepada kyai kenalanya yang ada di Bondowoso bernama Sayaifurrohman.

Tambah lagi , Untuk biaya selamatan di patok Rp. 5.000.000, beli minyak urut Rp. 10.000.000 dan masih banyak yang lain dengan bertahap, setiap meminta biaya sehubungan dengan pengobatan terhadap suami korban dengan memaksa harus sesuai dengan permintaan pelaku.

Kalau tidak bisa memenuhi korban ditakut – takuti akan berakibat fatal, dihitung – hitung korban telah mengeluarkan biaya kurang lebih Rp 104.500.000.namun sakit yang diderita oleh suami korban tidak ada perubahan sama sekali.

Dengan kejadian ini sehingga korban merasa tertipu yang kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Srono, yang kemudian ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Srono,

Dalam keterangan pemeriksaan pelaku mengaku bahwa semua atas rekayasanya sendiri, tidak mempunyai kenalan Kyai di Bondowoso dan uang dari korban dipergunakan untuk dirinya sendiri.

Pelaku kenakan dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP.(Mbah Din)