Banyuwangi —Kurang lebih 3 jam, hujan mengguyur wilayah Banyuwangi akibatnya beberapa ruas jalan di Kota Banyuwangi tergenang air. Ketinggian genangan air bervariasi mulai dari mata kaki hinggu lutut orang dewasa. Seperti yang terlihat di sepanjang Jl, Brawijaya mulai dari Terminal Karangente kemudian di depan kantor Polisi Jalan Raya (PJR) hingga di depan Kantor Bupati sering menjadi langganan genangan air. Beberapa kendaraan baik roda dua maupun roda empat harus melambatkan laju kendaraannya akibat genangan air tersebut. Pantauan jurnalis ada beberapa kendaraan khususnya roda dua harus berputar balik bahkan yang nekat menerobos genangan air, kendaraan menjadi mogok dan harus rela menuntunnya. Jum”at (02/04/2021).
“Banjir kabeh Pak, niki motor kulo mogok, “kata salah satu pengendera sepeda motor yang tidak mau disebutkan namanya.

Jika dilihat, aliran air yang meluber ke jalan raya itu, akibat tidak mampunya saluran drainase di bawah trotoar menampung debit air hujan yang begitu deras. Padahal sudah beberapa kali dilakukan perbaikan dan pembersihan gorong-gorong di saluran drainase tersebut. Namun tetap saja tidak mampu menampung luapan air di saat musim hujan seperti ini. Selain genangan air yang terjadi di sepanjang ruas jalan kota. Akibat hujan deras sejak jam 18.00 hingga 21.30 itu mengakibatkan salah satu lingkungan di Kelurahan Tukangkayu tepatnya Jl. Sutaji Lingkungan Stendo RT 03 RW 03 tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan rumahnya kerap menjadi langganan banjir setiap kali musim hujan.
“ya mau gimana lagi, “ujarnya pasrah.

Informasi yang didapatkan jurnalis bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman Kab. Banyuwangi sempat memperbaiki akses jalan dan membuat tempat penampungan rembesan air di wilayah tersebut, namun dari hasil pantauan jurnalis di lapangan malam itu, rembesan air yang dibuat itu tidak berfungsi dengan baik. Tidak hanya menggenangi jalan lingkungan, Air juga masuk hingga ke dalam rumah warga. Untuk itu, warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera mengatasi persoalan tersebut.(Pras)


Komentar