oleh

ICSB MENDORONG UMKM INDONESIA MENJADI LEBIH KUAT BANGKIT

Spread the love

Indonesia Council for Small Business (ICSB) organisasi nonprofit yang fokus pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) serta penyebaran semangat kewirausahaan, pada 11 April 2021 di Hotel Aston Jember Jawa Timur telah menghelat 3 kegiatan sekaligus.

“Yakni pertama, pelantikan pengurus ICSB wilayah Jawa Timur. Kedua, Seminar Kopilaborasi Digital Enterpreuner Digitalisasi Enterpreneur Exportir dan ketiga pameran produk UMKM yang di ikuti oleh 40 anggota ICSB se Jawa Timur” kata Ari Prabowo selaku ketua pelaksana Pelantikan ICSB se-Jawa Timur.

IMG-20210420-WA0063

Beliau mengungkapkan bahwa di Jawa Timur sudah ada 18 Regional Area ICSB dan pada hari ini akan dilantik secara resmi sebagai pengurus ICSB Jawa Timur.

“Pelantikan ICSB di Jawa Timur ini secara nasional merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan hal yang sama untuk kepengurusan ICSB di Jawa Tengah, ” Ari menambahkan.

Hadir sekaligus membuka acara tersebut yakni Bapak Mas Purnomo Hadi selaku KadisKop & UMKM Jawa Timur, sangat mengapresiasi sebesar besarnya dengan terbentuknya ICSB di Jawa Timur.
Harapan beliau ICSB dapat menjadi jaring bermanfat dalam ekosistem UMKM yang selaras dengan program Jawa Timur yakni “Jatim Bangkit”.

IMG-20210420-WA0068

Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Masih kurang maksimalnya peran UMKM dalam mengikutsertakan produknya terutama untuk memperoleh sertifikat halal. Padahal produk yang tersertifikasi halal mempunyai peluang pangsa pasar yang cukup besar di pasar dunia. Apalagi Indonesia dipandang sebagai negara dengan mayoritas muslim. “

Hermawan Kertajaya selaku Founder ICSB Indonesia dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa, “UMKM selayaknya perlu menginstropeksi diri terhadap segala kapasitasnya sehingga selanjutnya ada kemampuan untuk berdaya juang meningkatkan kapasitasnya.” Masih kata Hermawan, UMKM harus berjaringan, ulet, dan terus mengikuti ilmu marketting yang diterapkan secara profesional. Karena jika tidak update maka akan tertinggal jauh. Apalagi nanti pada Bulan November tahun 2021 Presiden RI akan menjadi ketua G20.

“Pengembangan UMKM akan berhasil dan menghasilkan secara nyata jika kunci “Profesionalisme” dimaksimalkan sebaik mungkin, Kata Dr. Jacky Musrry selaku Presiden ICSB Indonesia. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa ICSB Indonesia didukung oleh 4 pilar utama yang saling bersinergi untuk memperkuat perkembangan UKM di tanah air, yang meliputi pemerintah, akademisi, periset, serta praktisi bisnis. Hingga kreativitas, good ide, serta inovasi generasi muda bisa terus diakomodir dalam naungan ICSB. Diakhir sambutannya beliau memberikan kata motivasi , “ Menyerah bukanlah pilihan, jalan keluar itu yang harus dicari.” Seraya memberikan ucapan selamat dan banyak berharap pelantikan pengurus ICSB Regional Jawa Timur dapat menggairahkan UMKM yang dalam masa pandemi ini banyak yang mengalami penurunan pendapatan bahkan sampai 75%.

“ICSB itu organisasi UMKM internasional yang pusatnya di USA dan kemudian berkembang di 80 negara, termasuk di Indonesia sekarang ini,” kata Meithiana Indrasari, Regional Director of ICSB East Java di tengah persiapan pelantikan ICSB se-Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).
Menurut Meithiana, peran penting ICSB yakni bagaimana UMKM bisa naik kelas dengan mengangkat produk-produk UMKM Indonesia ke dunia internasional. Caranya, kata wanita yang akrab disapa Bu Mei ini, adalah memanfaatkan kekuatan yang dimiliki ICSB.

Seminar yang sangat penting utamanya bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang serta naik kelas. Terdapat materi yang sangat menarik dibahas yakni tentang personal eksportir.
Materi yang masih tergolong baru di ekosistem UMKM ini banyak menarik perhatian. Ibu Rahmah salah satu pemateri seminar menyampaikan bahwa produkUMKM bisa dititipkan kepada diaspora. Dan setiap UMKM dapat menjadi personal eksporter.

Tantangan ICSB, bagaimana ICSB dapat mengubah mindset pelaku usaha, bahwa ekspor bisa dilakukan oleh siapa saja serta tidak selalu dengan kwantitas besar. “Yang penting pelaku usaha arus mengenali dan peka momentum.” Kata Bapak Mufid Wahyudi selaku Executive Vice President ICSB.

“Dan perlu ada inkubasi bisnis yang mengedepankan kepentingan pelaku usaha UMKM yang dibantu oleh mentor sampai dengan UMKM tersebut bisa naik kelas. Star-up orang orang tertata lebih suka menggunakan platform yang ada. “ Imbuhnya.

Dalam bincang tersebut, Bu Mei menyatakan, ICSB akan melakukan pendampingan pada UMKM dari nol hingga punya produk layak edar secara profesional, sampai dengan UMKM bisa melakukan ekspor sendiri. Masih dari Ibu Mei “Dulu berpikir ekspor harus perusahaan besar, pakai kontainer. Ternyata dengan kebijakan baru yang tertuang di Omnibus law terbuka peluang bagi mereka yang cuma ‘sarungan’ dan ‘dasteran’ ini jadi eksportir,”

ICSB Banyuwangi yang diketuai oleh Ahmad Faisal Rizal dengan sekretariat di Tokolabs Coworking Space Jl. Muria No. 25, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. “Tindakan nyata perlu terus dilakukan.
Tentunya kiprah ICSB yang6 berfungsi sebagai konektor antar UMKM, UMKM dengan pemerintah daerah, serta6 UMKM dengan pasar baik lokal maupun global. ICSB perlu merancang program kerja yang6 sifatnya konstruktif, dan membangkitkan UMKM agar lebih6 berdaya, bisa sejajar dan berkwalitas.”66 Ungkap Faisal. “Jika kompetensi meningkat, akan meningkatkan ula ketangguhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “ Menurut Yeti Chotimah selaku peserta seminar sekaligus pengurus ICSB Banyuwangi dan mentor Sigap UMKM perwakilan KAJI INDONESIA Yeti Chotimah. (Bung Aguk)