oleh

MBANGUN KOPI DARI BANYUWANGI UNTUK INDONESIA

Spread the love

Tumbuhkan ekonomi kreatif kedai kopi dan belum sejahteranya petani kopi,mendorong Sinergi Media menggelar workshop untuk menggali lebih jauh potensi kopi serta membekali pelaku dengan managemen untuk kelangsungan usahanya.

“Mari segenap pemangku kepentingan kita sinau bareng dan bergandeng tangan untuk kesejahteraan bersama di era pandemi didukung era digital, ” harap Hadi Purwanto, Manager Sinergi Media didampingi Pemimpin Redaksi Majalah Keboundha Ahmad Masduki, M.Pd dan Pimred Faktanews.co.id Hayatul Makin, SH, dalam sekapur sirih, secorot kopi, agenda Mbangun Kopi yang dikemas Komunitas Gotongroyong’45 dan EO Rumah Kreasi Senyum Agmadina, di Waroeng D’Lakon Jl. Borobudur 4, Minggu (6/6/2021).

Persebaran kopi yang seantero bumi maka tak heran kopi menjadi minuman yang mendunia. Bahkan penggemarnya tersebar di belahan dunia manapun. Tak terkecuali Indonesia, yang menjadi negara ke-empat penghasil kopi terbesar di dunia (data ICO).

IMG-20210606-WA0007

“Indonesia yang berpulau dan Banyuwangi yang iklim maupun ketinggiannya sepanjang lanskap bumi Blambangan,jangan bandingkan enaknya atau pahitnya,karena pasti beda aroma maupun nikmati serta tergantung selera masing-masing, ” papar Dr. Agus Hari Hadi, MT yang herois dengan semangat cangkir merah putih dalam jelaskan sejarah dan sebaran kopi.

“Minum kopi itu menyehatkan dan ekonomi petani kopi juga harus sehat, “tambah Tatang M. Toha owner Roemah Kopi Kalibaroe yang tampil awal di workshop asyik yang dipandu Oktarina dari Kedai Kopi HR O KM.

Dengan tujuan meningkatkan ekonomi kreatif di bidang kopi khususnya bagi para pelaku UMKM. Sejalan seperti program Pemerintah UMKM Naik Kelas.

 

“Ayo urus regulasi,tangkap peluang usaha untuk tingkatkan kesejahteraan serta ikuti perkembangan IT dengan waspada keamanan cyber rekening kita, ” saran Mentor Yeti Chotimah, S.Pd, M.Art saat buka acara yang juga dihadiri Ketua IWAPI Hj. Retno Herlina Kosgorowati dan Kasie Penumbuhan Kewirausahaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Ir. Din Eka Pratiwi “Saya kira ngobrol biasa, ternyata ini forum luar biasa yang hadirkan para ahlinya di bidang kopi dan management entrepreuner serta peserta dapat sertifikat yang mencantumkan materi wirausaha, ini bermanfaat untuk mengakses ragam program pemerintah, mari kita terus tukar info dan kolaborasi!” kata Bu Din yang “interupsi” di arena partipasi gotongroyong itu karena memang diundang mendadak per WA oleh mentor binaan Dinas Koperasi Jawa Timur.

Acara yang digelar dengan protokol kesehatan dengan dapat rekom tim Satgas Covid-19 ini dimulai 07.45-13.45 WIB mengundang hadirkan 5 pemateri. selain Tatang M. Toha dan Dr. Agus Hari HS. MT., sesion kedua dipandu Fendi Felani tampilkan star up Mobil Cafe Novian Dharma Putra dari PT Tbk BUMN motivasi dan Dekan FE UBI Nur Prasetyo, S.Sos M.Si.

“Alhamdulillah kami senang bisa berbagi dengan teman-teman dan semoga bisa membantu teman-teman yang belum punya usaha untuk berani berwirausaha supaya banyak pelaku ekonomi kreatif di bidang kopi, “Kata Novian, Owner Mobile Cafe Banyuwangi itu.

“Hendaknya pisahkan uang keluarga dan usaha, ” tambah Nur Prasetyo yang juga Direktur CV. Artha Reza.

Workshop yang membatasi 17 peserta dari berbagai kalangan, namun mayoritas dari pemilik usaha kedai kopi. “Saya ikut ini karena ingin nambah wawasan, bisa untuk nunjang penghasilan, dan biar makin dikenal usaha saya.Serta saya puluhan tahun jualan kopi pingin temu petani kopi,”ucap peserta Miskanah, pemilik usaha Kopi Jahe di depan Terminal Blambangan dan Plengsengan Kampung Arab. (Bung Aguk)