oleh

KMP Yunice Mengalami Kecelakaan Di Sekitar Pelabuhan Gilimanuk

BANYUWANGI – Kecelakaan laut terjadi lagi di sekitar pelabuhan Gilimanuk, Selasa 29/06/2021 sekitar pukul 19.00 WITA. KMP Yunice dengan rute Ketapang – Gilimanuk terseret arus hingga tenggelam.

Kapal laut dengan panjang 56,5 meter dan lebar 8,6 meter membawa penumpang berkisar 53 penumpang. Hingga pagi ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, berapa korban yang meninggal, hilang dan selamat. Suasana tadi malam sangat mencekam saat evakuasi korban kecelakaan kapal tersebut.

Anna, 21 tahun warga asli Kecamatan Bangorejo korban selamat dan tercatat sebagai salah satu tenaga outsourcing  ASDP bagian penjualan tiket yang pada hari naas tersebut sedang shif di Gilimanuk mengatakan,” Cuaca pada saat kejadian sangat terkendali, ombak dan angin seperti biasa, landai perjalanan ke Bali aman, selang 30 menit perjalanan  dan posisi kapal sudah hampir sampai di Pelabuhan Gilimanuk, tiba – tiba kapal oleng miring dan akhirnya  terjadi kecelakaan laut.” Ujarnya.

Hal senada di sampaikan korban yang selamat asal Sidomulyo RT 01 RW 01, Desa Jambewangi Kecamatan Sempu, Bapak Sumari  63 tahun, “Saya habis masuk ke dek kapal dan meletakkan motor, langsung keatas minum kopi dan menghisap rokok sama teman saya,  30 menit perjalanan ada tragedi saya tetap tidak tahu kalau kapal mau tenggelam karena memang tidak ada pemberitahuan, tahunya orang – orang pada panik, dan Alhamdulilah kami berdua masih selamat.”

Saat Evakuasi korban puluhan kendaraan ambulance sudah di siagakan di depan dermaga Pelabuhan Ketapang sejak di umumkan ada kecelakaan laut  yang menimpa KMP Yunice.

Korban yang selamat di istirahatkan di salah satu ruangan ASDP, sedang yang luka – luka mendapat perawatan intensif di RSUD Blambangan.

Situasi di pelataran ASDP tadi malam di penuhi oleh antrean kendaraan yang mau menyebrang ke Bali, akibat adanya pengunduran waktu penyebrangan ratusan kendaraan roda dua, roda empat dan truk sampai meluber ke jalan raya. Banyak calon penumpang yang keleleran di tempat penyebrangan tersebut.

Mbak Elmy salah satu calon penumpang asal Purwoharjo yang mau berlibur  ke Bali saat di wawancarai team liputan mengatakan, “Kami sekeluarga tetap sabar menunggu sampai keadaan betul – betul aman untuk bisa menyebrang.” Akhirnya tepat pukul  00.00 WIB, penyebrangan ke Bali sudah  bisa di lakukan lagi. (Rika).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *