oleh

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Meninjau Vaksinasi Covid-19 di SMPN 2 Rogojampi

Proses vaksinasi Covid-19 untuk kalangan remaja usia 12-17 tahun di Kabupaten Banyuwangi, Vaksinasi Covid-19 kepada kelompok remaja. Tahap awal vaksinasi ini menyasar 11.500 siswa. Mulai dilaksanakan hingga menyasar di sekolah – sekolah. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah pelaksanaan dan pendataannya yang dilakukan dengan bekerjasama dengan sekolah terkait, seperti yang dilakukan di SMP negeri 2 Rogojampi, Rabu (28/7/2021).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno mengatakan, hal ini merupakan upaya melawan pandemi Covid-19. Menurutnya, vaksin mampu memperkuat tubuh kita melawan virus corona.

IMG-20210729-WA0019

“Terima kasih kepada anak-anak yang berani ikut divaksin. Ini adalah upaya kita semua untuk melawan pandemi ini,” kata Suratno saat meninjau vaksinasi di SMP Negeri 2 Rogojampi (28/7/2021).

Suratno tampak mendampingi salah satu siswa, Suratno tampak menyemangatinya.

“Saat ini kasus Covid-19 pada remaja dan anak-anak kian meningkat. Untuk itu, vaksinasi terhadap kalangan remaja ini adalah langkah yang sangat tepat.
Ini akan membentengi siswa siswi karena bisa meningkatkan kekebalannya dari Covid-19,” katanya.

IMG-20210729-WA0021

Ia menambahkan, vaksinasi remaja menyasar 11.500 siswa untuk tahap awal. Vaksinasi akan dilakukan baik secara door to door datang ke sekolah, maupun di area publik.

“Pihaknya  berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, kita akan membagi habis target 23.000 vaksin untuk dosis 1 dan 2 bagi pelajar. Insya Allah kita targetkan selesai 10 hari,” terang Suratno.

Adapun pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 2 Rogojampi diikuti oleh 425 siswa kelas 7,8 dan 9, mulai pukul 07.30 WIB-13.00 WIB. selama 2 hari.Untuk menghindari kerumunan, siswa yang mengikuti vaksinasi dibagi menjadi tiga gelombang, masing-masing 4 kelas per kelompok setiap harinya.

Penanggungjawab Imunisasi Puskesmas Gitik Rogojampi Dr. Nastiti mengatakan,

“Tujuan vaksinisi sebagai upaya pemerintah agar pembelajaran tatap muka bisa berjalan sebagai mana mestinya. Dengan Vaksinasi agar kekebalan pada tubuh anak biar minimal mengurangi gejala, daya tahan tubuh bagus, daya tahan imun semakin bagus , dengan protokol kesehatan sehat, “ujarnya.

Lebih lanjut Nastiti menyatakan, sesuai arahan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas melibatkan pihak sekolah untuk mengatur pembagian jadwal vaksinasi, agar sesuai dengan protokol kesehatan, sekaligus mengurangi terjadi kerumunan.

Nastiti menjelaskan untuk proses vaksinasinya sama dengan masyarakat umum, mulai dari pendataan, Screening (pemeriksaan riwayat penyakit), penyuntikan vaksin hingga observasi, dan dosisnya juga sama yakni 0,5 mili, dengan mengunakan vaksin Sinovac.

“Semuanya sama ya dengan umum, cuma untuk remaja ini kita pakai Sinovac, dan jarak antar vaksin pertama dengan kedua selama 28 hari,” jelas Nastiti.

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rogojampi , H. Agus Syafi’i mengatakan, sekolah sudah melakukan sosialisasi dan edukasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. Sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat vaksin Covid-19 ditujukan kepada anak dan orang tua sekaligus.

“Saya sudah menghimbau pada seluruh elemen sekolah untuk menyosialisasikan dan edukasi terkait manfaat vaksin terhadap anak dan orang tua. Adapun jumlah total siswa yang divaksin di SMP 2 Rogojampi mencapai 425 siswa yang dibagi menjadi 2 gelombang dan untuk hari kedua ini ada sebanyak 241 siswa yang divaksin.

“Kita bagi menjadi 2 gelombang, untuk hari pertama vaksinasi bagi siswa kelas 9 hari dan separo kelas 8 dan hari kedua kelas 7 dan sisa kelas 8 disetiap harinya kita bagi jamnya sesuai kelas masing – masing, sehingga tidak menimbulkan kerumanan,” ungkap Agus Rabu (28/7/2021).(Ilham)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *