Peringatan Hari Guru menjadi momen yang sangat dinanti oleh para siswa untuk memberikan apresiasi bagi para guru gurunya, perayaan hari guru di Indonesia dirayakan setiap tahun yang jatuh pada tanggal 25 November.
Untuk merayakan hari besar ini, Siswa siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatus Shibyan yang berada di desa Jelun Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi-Jatim merayakannya dengan cara yang sederhana namun hikmad (Kamis Pon 25/11/2021) di ruangan kelas III dengan jumlah siswa sebanyak 32 anak.
Momen peringatan Hari Guru ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasar Keputusan Presiden nomor 78 tahun 1994, dan pada hari besar ini tidak dijadikan sebagai hari libur nasional karena Pemerintah kasih kesempatan bagi siswa siswi untuk memberikan apresiasi kepada para gurunya yang telah mendidik dan mengajar mereka sehingga kelak menjadikan insan yang terbiasa melatih disiplin diri, melatih bertanggung jawab, melatih mental untuk percaya diri dan bisa mengembangkan potensi yang ia miliki.
Akhmad Sayuri sebagai seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama dan mata pelajaran umum dikagetkan dengan ulah para siswa siswinya pada saat memasuki ruang kelas, ucapan selamat Hari Guru diucapkan oleh mereka semua dengan bersalaman satu persatu.
Saat ditemui Jurnalnews.com Sayuri mengatakan : “saya sangat terharu dan terus terang saya sampai meneteskan air mata, lebih lebih saat saya menerima kue yang dibeli dari uang hasil patungan semua murid muridnya”.
Akhmad Sayuri menambahkan : “Saya mengabdikan diri sebagai guru di MI sini banyak suka dukanya, namun kedukaan akan sirna saat saya melihat para alumni dengan sopan masih menghargai diri saya sebagai gurunya”.
Sebelum menutup wawancara dengan JurnaNews.com Akhmad Sayuri menuturkan : “saya merasa senang melakukan tugas sebagai guru di MI Tarbiyatus Shibyan desa Jelun karena Kepala Sekolah selalu mendukung program program yang saya ajukan demi siswa, dan dukungan dari wali siswa. (Hariyanto)


Komentar