oleh

Kepala Desa dan Warga Perbaiki Gorong Gorong Amblas

Warga Desa Bajulmati gotong royong perbaiki gorong gorong yang rusak parah akibat banjir. Kegiatan tersebut dilakukan atas inisiatif warga setempat karena kondisi tersebut di nilai membahayakan pejalan kaki dan pengendara motor. Sebab gorong-gorong tersebut berada di ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat setempat dalam menjalankan aktifitas serta mobilitas masyarakat.

Abdul Ghofar selaku kepala desa Bajulmati bersama warga mengambil sikap atas rusaknya gorong gorong ini dengan bergotong royong memperbaiki gorong-gorong tersebut dengan peralatan seadanya, seperti cangkul, golok, linggis, batang kelapa dan sebagainya.

Meskipun belum maksimal kegiatan memperbaiki gorong gorong dengan uang pribadi dan swadaya masyarakat, upaya tersebut sebagai bentuk kepedulian warga terhadap fasilitas warga yang rusak yang terjadi pada gorong-gorong itu.

IMG-20220616-WA0055

“Kepedulian dan keguyuban masyarakat di buktikan dalam mewujudkan bentuk prilaku atau tindakan yang dilakukan tanpa mengharapkan balasan untuk melakukan sesuatu secara bersama demi kepentingan bersama dan tidak harus menunggu dana pemdes turun, tetapi warga langsung mengambil inisiatif, ” Kata Kepala Desa Bajulmati yang ikut juga dalam kegiatan ini.
Gotong royong di kehidupan bermasyarakat agar lebih berdaya dan sejahtera.

Dengan bergotong royong berbagai permasalahan kehidupan bersama bisa pecahkan masalah secara mudah dan murah ungkap salah satu warga.

Perbaikan Gorong-gorong ini dengan cara swadaya masyarakat, dan partisipasi pengendara baik roda dua atau roda empat yang melintasi jalan ini. memperbaiki Gorong- gorong yang ada di Desa Bajulmati , kecamatan Wongsorejo, kabupaten Banyuwangi, dengan kompak dan semangat yang tinggi, warga memperbaikan gorong-gorong yang rusak imbuhnya
Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab masyarakat untuk membangun daerahnya.

“Ini adalah swadaya masyarakat dan partisipasi pengendara bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan, ”pungkas Hadi warga Desa setempat. (Q’Nin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *