Kepala Desa Bajulmati, Abdul Ghofar gerah melihat sampah yang terserak disepanjang sungai Bajulmati, pemandangan tersebut membuat sungai terlihat seperti alih fungsi menjadi tempat pembuangangan sampah. Rabu (15/06/2022).
Sungai Bajulmati sudah sebulan tidak mengalir dikarenakan ada perbaikan di hulu Dam Bajulmati karena banjir yang meluap, akibatnya tanggul irigasi jebol karena intensitas hujan yang tinggi. Pada saat sungai mulai dikeringkan nampaklah pemandangan yang tak sedap dipandang mata, sampah-sampah yang berserakan timbul di permukaan sungai Bajulmati
Abdul Ghofar menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di sepanjang sungai Bajulmati.
“Pola pikir masyarakat menjadikan sungai sebagai tempat sampah, padahal sungai bukan tempat sampah, dengan melihat situasi keringnya sungai dalam masa perbaikan ini, warga itu jangan membuang sampah di sungai karena nanti akan berakhir di laut sehingga menimbulkan pencemaran, dan juga sungai ini nantinya akan mengaliri sawah-sawah sekitar Desa Bajulmati, Sidodadi sampai Sumber Kencono,” Pungkas Abdul Ghofar.

“Sebetulnya yang membuang sampah di sungai Bajulmati bukan hanya warga Bajulmati saja, tetapi masyarakat yang lewat di sepanjang sungai, dengan cara melemparkan sampahnya ke sungai pada saat melewatinya,” lanjutnya. (Q’Nin/Dwi)


Komentar