Hari ini Ahad 11-09-2022 bertempat di aula serba guna sekber MWC NU Mengwi, Jl. Raya Abianbase 189 Mengwi. Dilaksanakan kegiatan rutin bulanan sebagai ajang silaturahim dan penguatan kader NU ( alumni PKPNU) diwilayah Zona Tengah Provinsi Bali yang meliputi Kabupaten Tabanan, Badung, Denpasar.
Sebagai ketua alumni angkatan ke XIII adalah H. Gufron ( Kuta). Acara dimulai tepat pukul 10 .00 WITA dengan yel-yel dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipandu oleh H. Budi Utomo, prakata dan umul kitab oleh. H. Seno( Ketua PKB Badung).
Susunan acara dan petugas antara lain:
1. Pra Acara, Yel-yel dan lagu kebangsaan Indonesia Raya (H. Budi Utomo)
2. Pembukaan ( MC- H. Suseno)
3. Tawassul (sahabat Fajar Sudarsono)
4. Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an( sahabat Solihin)
5. Rotibul Haddad/ Tahlil( Sahabat Fathur Rozi)
6. Mahallul Qiyam ( ketua LDNU-Sahabat Anshori)
7. Sambutan 2:
a. Tuan Rumah, Ketua Tanfidziah MWC NU Mengwi (H. Moh Sugeng)
b. Ketua Majelis Silaturahim Alumni ( H. Gufron).
c. Ketua Tanfidyah PC NU Kab. Badung ( H. Aap SM)
8. Penutup/ doa (Ustazd Hasan Basri – Mustasyar MWC NU Mengwi).

Acara yang didukung oleh jajaran pengurus NU, Muslimat NU banom ( Ansor, Muslimat, Banser) di wilayah Mengwi juga pengurus Ranting NU Abianbase, dan Ranting NU Munggu kurang lebih 100- an.
Untuk para undangan yang hadir dari luar Mengwi ada ketua PC NU Badung selatan pak Bunadi,dari Bangli Pak Toyib, ketua LTNU Badung Wandi.
Jajaran pengurus PC NU Badung, ketua, sekertaris, bendahara. Dalam sambutannya ketua tanfidyah MWC NU Mengwi H. Moh. Sugeng mengucapkan terimakasih kepada semua alumni dan undangan. Ketua alumni PKPNU ,H Gufron juga menyarankan kepada semua peserta dan undangan agar betul2 memanfaatkan acara silaturahmi ini,pertama giat cinta rosulullah dengan bersalawat dan ngaji adalah kegiatan ibadah yang sangat bermanfaat sekali.

Kedua sebagai media komunikasi dan konsolidasi warga NU khususnya dizona wilayah Bali Tengah. Tidak menutup kemungkinan bahwa semua permasalahan umat bisa diselesaikan dengan baik.
Karena semua yang hadir adalah tokoh NU di Badung dan Denpasar juga ada dari Tabanan dan Bangli.
H Aap. SM selaku ketua Tanfidyah PC Badung menyatakan salut dan bangga, dengan pergerakan NU khususnya di Mengwi begitu cepat dan reaktif diluar ekspestasi. Semenjak corona semua giat yang non aktif khususnya ibadah tidak menyurutkan langkah semua kader NU.Terbukti sampai hari ini semua berjalan lancar.
Dalam pembekalan yang disampaikan tentang ke ASWAJA-an, beliau menyampaikan bahwa NU ini sebelumnya muncul dari kearifan lokal / kultur ini lebih kuat dan sudah mengakar dimana2. Secara struktur / organisasi harus dipilah2 sesuai AD-ART masing2 punya aturan dan programnya. Jangan sampai saling merugikan. Antara kultur dan Struktur sebaiknya saling bersinergi. Harus saling menghargai dan menghormati juga saling suport. Semua komponen mulai struktur pusat sampai kebawah tunduk satu komando.

Jika dari kultur ( alim ulama, kyai, tomas) sangat kuat sekali. Dan struktur NU mensuport dalam gerakan ahlusunah wal jamaah anadiyah, harus banyak mendengar masukan dan pertimbangan dari kultur setempat, mengurangi diskomunikasi juga sosial.
“Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Sebagai ormas Islam terbesar maka kader NU yang hadir hari ini khususnya sebagai pengurus/ struktural bisa menyampaikan kepada pengurus NU, “Begitu yang disampaikan oleh beliau.
Diakhir acara Sekertaris PC NU Badung, H. Budi Utomo menyampaikan informasi saat ini PKPNU di Bali terakhir bulan lalu di kab. Karang Asem (angkatan 19). Untuk kedepan sesuai dengan hasil musyawarah dari PBNU,maka nama pelatihannya jadi Pendidikan Dasar- PKPNU,sekanjutnya berjenjang tingkat lanjutan dst.
Serta panitia melaporkan kestruktural untuk dibuatkan SK dan menyerahkan RAB guna disuport donasi dari pe ngurus. Info pelatihan kader banser dan anshor sebali dilaksanakan di Bangli dengan menyebar kupon bazar @30.000 bisa ambil dioutlet2 fridchiken,bulan ini kerjasama dengan fraidchiken disampaikan oleh mc H. Suseno.
Menutup dengan doa Muktasyar Mengwi, Ustazd Hasan Basri diikuti semua peserta, dengan doa penutup sebagai ucapan syukur dan harapan kebaikan, kemajuan dalam pergerakan membawa umat khususnya warga Nadhliyin kearah Islam yang rahmatan lil alamin.
Dari Mengwi-Badung-Bali , Untuk Jurnal News dan Majalah Kebo Undha (Ambarwati Soenarko).


Komentar