oleh

SURPRISE HARI GURU, PAUD ROUDLOTUR RIDLO WATUKEBO.

Serba-serbi peringatan hari guru nasional yang bertepatan pada tanggal 25 Nopember. Para pendidik usia dini PAUD Roudlotur Ridlo Watukebo kecamatan Blimbingsari, Jumat, (25/11/2022) mendapat kejutan dari pengurus komite sekolah dan walimurid. Saat kegiatan bersama di halaman sekolah, secara tiba-tiba ketua komite, ibu Lala, demikian panggilan akrabnya,  masuk menerobos pintu gerbang, diikuti walimurid lain. Para ibu yang tidak semua masih berusia muda ini memberikan ucapan selamat dan buket kepada para guru yang masih terbengong-bengong. Para guru yang membersamai anak-anak kegiatan bersama di halaman sekolah saat itu merasa surprise. Selain menyalami dan memberikan ucapan selamat, mereka membawa kue tart besar untuk dibagikan kepada anak-anak juga.

Mendapatkan surprise ini, kepala sekolah PAUD Roudlotur Ridlo Watukebo, Ibu NUrul Lailiyah, S.Pd tidak bisa menahan haru dan air mata.

“Subhanalloh…. ini luar biasa. perhatian komite dan walimurid ini menjadi immun bagi kami untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan meningkatkan program lembaga menjadi lebih baik, “demikian ucapnya.

Merekapun saling berpelukan disaksikan para malaikat kecil yang belum sepenuhnya mengerti, mengapa semua saling berpellukan dan menangis.

IMG-20221126-WA0025

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengusung tema, “Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar”, memiliki makna bahwa guru harus terus bergerak, berinovasi meningkatkan mutu dan sistem pendidikan yang sempat terhenti karena pandemi. Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tahun menjadi momen untuk kilas balik tentang peran guru. Guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sangat berperan dalam menggerakkan kemajuan sumber daya manusia melalui pendidikan yang bermutu. Hari Guru Nasional juga bertujuan untuk mengenang jasa guru dan juga sebagai ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdiannya untuk pendidikan Indonesia.

Peringatan hari guru menjadi moment yang sangat tepat dipilih untuk meberikan penghargaan . “Ini hanya bagian kecil bentuk rasa terima kasih kami kepada para guru, khususnya para guru PAUD Roudlotur Ridlo yang sudah dengan sabar mendidik anak-anak kami serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini’, ungkap salah satu walimurid, ibu Robi’ sambil berkaca-kaca. Ketua komite juga menambahkan bahwa perhatian yang diberikan merupakan bentuk apresiasi yang belum bermakna apa-apa dibanding jasa dan lelah para ibu guru. “Semoga ibu guru semua diberikan kesehatan dan panjang umur. Diberikan kesabaran. Ilmu yang diberikan kepada anak-anak kami bermanfaat serta menjadi bekal mereka sampai dewasa dan tua nanti. Semoga bisa bersama-sama juga berkumpul di surga. Amien”. Demikian ungkap dan do’a ketua komite mantan karyawan Mahayasa ini penuh senyum.

PAUD Roudlotur Ridlo berlokasi di Jl. Mahayasa no 05 desa Watukebo kecamatan Blimbingsa kabupaten Banyuwangi. Selain memberikan layanan pendidikan usia TK (5-7 tahun) dan Kelompok Bermain/KB (4-5 tahun), juga membuka layanan untuk usia 2-4 tahun. Berkomitmen menerapkan pendidikan karakter dengan pembiasaan-pembiasaan baik seperti pendidikan makan setiap hari, pedidikan sholat dan ibadah lain. Penelusuran minat dan bakat yang difasilitasi dengan bimbingan lanjutan menggambar dan mewarnai serta ekskul drumband. Senantiasa bekerja sama dengan lembaga dan instansi terkait serta didampingi seorang psikolog, Nina Marceilina, S.Psy untuk mendampingi perkembangan anak serta menyediakan layanan konseling bagi walimurid dalam masalah pengasuhan di rumah. Sehingga ada keterlibatan aktif  komite dan walimurid dalam setiap prgram dan kegiatan lembaga. Bersama-sama dengan dewan guru mencapai tujuan pendidikan dan cita-cita menjadikan anak-anak yang sehat, cerdas dan mandiri serta sholeh-sholehah.

Menjadi guru memang dibutuhkan dedikasi yang luar biasa. “Tapi bila profesi guru itu sudah menjadi pilihan, bukan kebetulan, harus mempunyai semangat pengabdian yang luar biasa juga. Jadikan itu transaksi yang pertama kepada Alloh. Sehingga InsyaAlloh semua bernilai ibadah dan transaksi dengan Alloh tidak akan pernah rugi karena Alloh tidak mungkin korupsi”. demikian tegas salah seorang guru yang sudah sepuluh tahun lebih bekerja dan mengabdi di PAUD yang bernaung dibawah yayasan YABIMANTARA itu.(NUL ’72)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *