oleh

Orientasi Mobilitas Sahabat Inklusi SMPN 2 Rogojampi ke Djawatan

SMPN 2 Rogojampi memberikan perhatian pada anak berkebutuhan khusus (ABK).Hal itu dapat dilihat ketika sekolah itu melaksanakan kegiatan orientasi mobilitas inklusi ke Djawatan (21/03/2023)

Menurut Wiwik Sunarsih , koordinator Guru BK SMPN 2 Rogojampi, Sejak tahun 2014 , sekolahnya menjadi Sekolah Inklusi. Tercatat saat ini ada 20 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang masuk sekolah reguler. Namun, sekolah inklusi kadang masih tak didukung oleh masyarakat sekitar. Sehingga, saat ini semua sekolah bisa menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Namun, penerimaan pelajar dan masyarakat kadang masih tak mendukung. Hal ini ditengarai dengan berbagai problem yang timbul.

Adapun Tunjuannya untuk pembelajaran diluar sekolah bagi ABK.

” Kegiatan ini bertemakan Orientasi Mobilitas Inklusi ini khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus ( ABK ) SMPN 2 Rogojampi agar menjadi sumber inspirasi pembelajaran, ” ujarnya.

IMG-20230325-WA0030

“Sebagai Sekolah inklusi SMPN 2 Rogojampi disiapkan agar anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa mengenyam hak pendidikan yang sama. Dengan begitu, sekolahnya perlu menyiapkan diri memberikan pelayanan yang dibutuhkan ABK, “tambah Wiwik.

Sementara menurut Marhenyantoro, S.Pd, SH, MM Kepala SMPN 2 Rogojampi menyampaikan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat mengenai pendidikan umum inklusi di sekolah reguler.

“Apabila ABK butuh perhatian khusus maka perlu dicarikan alternatif yang bisa membantunya untuk bisa tetap belajar. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan minat, bakat, dan kompetensi dari peserta didiknya. Kemudian juga terdapat *orientasi mobilitas,* yakni pengetahuan dasar agar anak tersebut bisa menguasai lingkungan sekitarnya sehingga mereka merasa aman dan diterima di lingkungannya, “katanya.

“Sebab, guru di sekolah yang dipimpinnya harus memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan program khusus masih sangat minim. Nah, di sekolah reguler itu belum ada. Sehingga ketika dari awal mereka menjalani sekolah reguler, akan sangat berat sekali bebannya,” ujarnya.

Untuk itulah Marhen sangat mengapresiasi dedikasi para guru pendamping. Sebab, menghadapi anak-anak berkebutuhan khusus harus ada hubungan batin yang erat dengan muridnya. Karenanya ia berharap agar kegiatan ini jadi inspirasi sekolah lain dapat mendorong perubahan persepsi masyarakat mengenai ABK yang berkonotasi negatif. Sebab, guru di sekolah yang dipimpinnya harus memiliki kompetensi untuk menyelenggarakan program khusus inklusi masih sangat minim.

“Tidak mungkin kita mencapai merdeka belajar tanpa sekolah yang inklusif,” katanya.

“Ketika kami menerima murid baru, mereka belum dibekali dengan kompetensi kekhususan misalkan orientasi mobilitas bagi inklusi, ” pungkasnya.

Sementara Menurut Ilham Triadi , sebagai humas dan guru pendamping kegiatan pihak SMPN 2 Rogojampi dapat mewujudkan sekolah inklusi dengan nyata, mengajarkan apa makna inklusi dengan kegiatan lapangan, sehingga sahabat – sahabat inklusi merasa dihargai dan dimanjakan dengan kegiatan yang luar biasa ini. Kegiatan ini kami yakin akan memudahkan bagi para siswa untuk lebih saling mengenal dan menghargai perbedaan.

“Kami berharap sekolah-sekolah yang lain akan melakukan kegiatan seperti ini, “tambahnya.

Kesetaraan adalah satu-satunya pilihan bagi anak berkebutuhan khusus dengan autisme, lambat belajar, atau lainnya untuk memperoleh pendidikan dan pelajaran yang sesuai. Anak berkebutuhan khusus juga bisa menerima pendidikan di sekolah inklusi tempat di mana anak-anak dapat belajar bersama dengan anak-anak reguler lainnya, sehingga mereka dapat beradaptasi dan menerima pendidikan sebaik mungkin.

“Kegiatan dengan tajuk Orientasi Mobilitas Inklusi ini khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus ( ABK ) SMPN 2 Rogojampi agar menjadi sumber inspirasi pembelajaran,” ujar Ilham koordinator kegiatan

“Hak dan kewajiban yang sama dengan peserta didik reguler lainnya di kelas
Berbagai fasilitas untuk belajar dan mengembangkan diri, terlepas dari keterbatasannya, “harap Ilham.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *