oleh

Tim Riset SEED PGSD FKIP UNEJ Sosialisasi Etnosains di Kawasan Ijen Geopark

Pembelajaran STEM saat ini memang menjadi trend di satuan Pendidikan. Pengintegrasian sains, technology, engineering, dan mathematic bisa diimplementasikan pada materi IPA. Pelaksanaan STEM ini tidak melulu di kota besar, maupun kecil ataupun satuan Pendidikan yang sudah memiliki teknologi yang canggih. Pendekatan STEM ini bisa diimplementasikan di mana pun. Terkait dengan etnosains, etnosains merupakan pengetahuan asli masyarakat tradisional dalam memandang alam sekitarnya belum terpetakan dalam sains ilmiah.

Tim peneliti Keris (Kelompok Riset) SEED telah melaksanakan suatu penelitian yang mengkaji Kawasan ijen geopark untuk dijadikan suatu bahan pembelajaran di sekolah dengan melakukan pendekatan STEM terintegrasi Etnosains. Anggota pada peneliti keris SEED PGSD adalah Agustiningsih, S.Pd., M.Pd., Kendid Mahmudi, S.Pd., M.PFis., Rizki Putri Wardani, M.Pd., dan Arik Aguk Wardoyo, S.Pd., M.PFis.

Pada tanggal 19 Oktober 2023, mengadakan sosialisasi hasil penelitian pembelajaran STEM terintegrasi Etnosains yang di bentuk dalam e-book dan aplikasi Android. Pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan di UPT SPF SDN Sukorejo 5 Bondowoso.

IMG-20231023-WA0023

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh guru dari UPT SPF SDN Sukorejo 5 Bondowoso dan peserta didik kelas 4-6. Acara ini dilaksanakan pukul 10.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh perwakilan dari Kepala Sekolah bapak Hapi, Beliau menyampaikan bahwa kegiatan yang diberikan oleh peneliti dari PGSD sangat bermanfaat untuk menambah informasi mengenai pembelajaran yang terkini, dan memanfaatkan lingkungan di Kawasan Ijen Bondowoso. Pemaparan materi sosialisasi ini oleh Ketua Peneliti Keris SEED Drs. Nuriman, Ph.D.

Dengan pembelajaran STEM yang terintegrasi Etnosains ini, diiharapkan guru dan peserta didik mampu merekonstruksi pengetahuan asli yang nantinya akan diintegrasikan dengan pendekatan STEM. Ketua Peneliti Keris SEED menyatakan bahwa pembelajaran STEM yang terintegrasi etnosains ini bertujuan untuk menciptakan dan mempermudah pembelajaran bagi siswa dalam mengenal ilmu pengetahuan asli di Kawasan ijen yang diberikan dengan pendekatan STEM. Di daerah Kawasan ijen pun masih terdapat pengetahuan sains asli seperti cara budidaya kopi Arabica yang menjadi iconic di Ijen, mulai dari pembibitan, pemberian pupuk, penyabitan, panen, hingga sampai diolah menjadi biji kopi. Hal inilah yang perlu menjadi perhatian dari proses tersebut bisa diberikan pendekatan STEM pada tema kopi arabica.

Harapan dari kegiatan sosialisasi ini adalah selain menjalin Kerjasama di bidang Pendidikan, juga memberikan suatu informasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai pembelajaran yang terkini.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan rangkaian dari penelitian kelompok riset mengenai STEM terintegrasi etnosains, kami memandang bahwa kawasan ijen ini mempunyai sumber daya alam yang bisa dijadikan “sesuatu”, dari penelitian ini kami harapkan bisa menjadi manfaat bagi guru dan peaerta didik untuk lebih mengenal beberapa macam pendekatan dan kekayaan alam sekitar yg bisa menjadi materi dalam pembelajaran,untuk kedepannya kami akan lebih konsisten melakukan penelitian IPA dalam ranah pembelajaran di SD,  ” Ujar Drs. Nuriman, Ph.D (Miska)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *