Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pemerintah Desa Wongsorejo bersama aparatur sipil negara (ASN) P3K Kementerian Sosial mendatangi keluarga empat anak yang sempat viral di media sosial setelah diamankan Satpol PP dan dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Kamis malam (16/4/2026).
Keempat anak tersebut diketahui masih berstatus pelajar sekolah dasar. Mereka adalah Febriyan Dwi Darmawan (kelas 6 SDN 1 Wongsorejo) yang tidak dalam pendampingan orang tua karena keduanya bekerja di luar daerah, Fitra Ramadani (kelas 6) yang merupakan anak yatim piatu dan tinggal bersama kakaknya, serta Rohman (kelas 5) yang juga yatim dan tinggal bersama ibunya. Sementara itu, satu anak lainnya, Moh. Rizki Ramadhan, diketahui tidak bersekolah dan hidup sendiri setelah ibunya meninggal dunia, sedangkan ayahnya telah berkeluarga kembali.
Kepala Desa Wongsorejo, Abdul Bakar, mengaku sangat prihatin atas kondisi sosial yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Ia menilai, minimnya pengawasan dan perhatian menjadi salah satu faktor yang memicu kenakalan anak-anak.
“Kami dari pemerintah desa sangat bersimpati atas kondisi anak-anak ini. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar mereka mendapat perhatian dan pendampingan yang lebih baik, terutama bagi anak-anak yang minim perhatian orang tua,” ujarnya.
Bakar juga menegaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta menyalahkan keluarga. Menurutnya, peran bersama antara orang tua, pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam membentuk masa depan anak.
“Kami tidak menyalahkan keluarga, karena mereka tentu sudah berupaya semaksimal mungkin. Namun, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan pendidikan yang layak. Mari kita dukung dan bantu mereka agar tetap sekolah, menjadi anak yang pintar dan sukses,” imbuhnya.
Sementara itu, Rohman, salah satu anak, menceritakan kronologi singkat perjalanannya hingga sampai di Situbondo. Ia mengaku berangkat bersama teman-temannya pada dini hari.
“Tadi malam saya diajak teman-teman main ke Situbondo sekitar jam 1 malam. Kami naik truk dari SPBU Alasrejo dan turun di alun-alun Situbondo,” tuturnya.
Sebelumnya, informasi mengenai keempat anak tersebut sempat viral di media sosial dan grup WhatsApp. Mereka diamankan oleh Satpol PP Situbondo dan diserahkan ke Dinas Sosial setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pemerintah Desa Wongsorejo.
Pemdes pun segera berkoordinasi untuk memulangkan anak-anak tersebut. Namun, pihak keluarga ternyata lebih dahulu menjemput mereka di Dinas Sosial Situbondo sekitar pukul 12.30 WIB. Keempat anak tersebut akhirnya tiba kembali di rumah masing-masing sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian bersama terhadap tumbuh kembang anak, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi keluarga kurang lengkap, agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko. (Venus).


Komentar