Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kondisi penerangan jalan umum (PJU) di jalur Pantura wilayah Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, sejumlah lampu PJU dilaporkan mati total selama berbulan-bulan tanpa perbaikan, sehingga membuat jalur tersebut gelap gulita saat malam hari.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pengendara yang setiap hari melintas, terlebih karena jalan yang minim penerangan itu juga memiliki sejumlah kerusakan berupa lubang dan tambalan aspal yang tidak rata.
Berdasarkan pantauan dan keluhan warga, lampu PJU yang mati membentang sepanjang kurang lebih satu kilometer, mulai dari depan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Alasrejo hingga ke arah Utara depan Masjid Baiturrahman, Dusun Alasmalang. Akibatnya, pengguna jalan harus ekstra waspada saat melintasi kawasan tersebut.
Gelapnya jalan yang berpadu dengan kondisi aspal rusak membuat pengendara berisiko terkejut ketika mendapati lubang atau gundukan tambalan aspal secara tiba-tiba. Situasi tersebut dinilai semakin membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.
Eni, warga Desa Bajulmati yang kerap melintas sepulang kerja dari wilayah Desa Bangsring, mengaku khawatir saat harus melewati kawasan Alasrejo dalam kondisi gelap.
“Saya takut kalau pas lewat Alasrejo. Kadang saya menunggu ada teman yang sama-sama ke arah utara, takut ada begal karena gelap,” ungkap Eni saat ditemui dalam perjalanan pulang kerja, Kamis malam (15/10/2026).
Keluhan serupa disampaikan Aldi, warga Desa Sidodadi. Ia mempertanyakan belum adanya perbaikan terhadap lampu PJU yang menurutnya sudah lama tidak berfungsi.
“Padahal lampu di sana sudah lama mati, kok tidak ada perbaikan,” keluhnya.
Persoalan penerangan jalan ternyata tidak hanya dikeluhkan di ruas tersebut. Di wilayah perbatasan Desa Sumberanyar dengan Desa Alasrejo, tepatnya di sebelah selatan jembatan, kondisi jalan juga dilaporkan gelap akibat lampu PJU yang tidak menyala.
Kondisi ini menjadi perhatian pengguna jalan yang berharap adanya penanganan dari instansi terkait. Perbaikan lampu PJU dan penanganan kerusakan aspal dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang melintasi jalur Pantura, khususnya pada malam hari.
Warga berharap keluhan tersebut segera mendapat perhatian dan tindak lanjut, sehingga jalur yang menjadi akses mobilitas masyarakat itu tidak terus-menerus berada dalam kondisi gelap dan berisiko bagi pengendara. (Venus).


Komentar