oleh

KOPPIWANGI MENGADAKAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW DAN SANTUNAN YATIM PIATU

Di bulan Oktober 2021 ini yang bertepatan dengan bulan Maulid, bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW, Komunitas KOPPIWANGI tidak ketinggalan dalam memperingatinya. Bertempat di sekretariat Koppiwangi Jl. Ijen Gang Srawet Kelurahan Singotrunan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan meriah.

Acara Maulid yang diadakan pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021 atau bertepatan dengan tanggal 16 Robi’ul Awwal 1443 H, di hadiri oleh pengurus dan relawan Koppiwangi serta ibu-ibu dari jam’iyah Pengajian An Nissa Kelurahan Singotrunan.

IMG-20211025-WA0131

KH. Mohammad Ikrom Hasan dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Maulid ini dilaksanakan semata-mata bentuk taqorrub ilalloh dan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“ Dengan syafaat dari Rosululloh SAW, kita berharap semoga Alloh SWT menjadikan kita sebagai umat yang diampuni dosa-dosa nya dan diberikan kemudahan dalam menuju surga nya Alloh SWT, “imbuhnya.

Selain itu KH. Mohammad Ikrom Hasan tidak lupa menyampaikan kepada jamaah, agar selalu bersabar dalam menghadapi ujian dari Alloh SWT berupa pandemic covid 19 ini dan sekaligus mengingatkan untuk selalu beribadah berdoa agar pandemic covid 19 ini dapat segera berakhir.
Selain diisi dengan tausiyah oleh KH. Moh. Ikrom Hasan, maulid ini juga dimeriahkan dengan lantuan dzikir maulid yang dibawakan oleh kelompok hadrah banjari santri-santri Pondok Pesantren Al Anwari Kertosari Kec. Banyuwangi.

IMG-20211025-WA0133

Di sela-sela acara maulid, tidak lupa Koppiwangi dengan di dukung penuh oleh Perusahaan Jasa Konstruksi CV. Anugrah Jaya Utama dan Kantor Advokat Mujiono, SH. dan Rekan, mengadakan santunan terhadap anak-anak yatim dan piatu.

H. Mujiono, SH. selaku ketua harian Koppiwangi mengatakan bahwa santunan yatim piatu ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan sebulan sekali.

“ Bulan Oktober ini karena bertepatan dengan bulan Maulid, maka kegiatan santunan dibarengkan dengan peringatan Maulid dengan harapan agar semakin bermakna dan mendapatkan manfaat dari sejarah kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW, “ ungkapnya.

Diakhir acara Maulid ditutup dengan ramah tamah dan pembagian “kembang endog” sebagai tradisi masyarakat Banyuwangi dalam memeriahkan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.(Mujiono)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *