BANYUWANGI- Kebakaran menghanguskan sebuah gudang penyimpanan milik Masjid Al-Huda yang terletak di Dusun panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, pada Jumat (12/11).
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Sempu, Iptu Karyadi yang terjung langsung bersama jajarannya untuk bahu membahu memadamkan api bersama warga setempat.
” Api baru diketahui oleh salah seorang saksi mata yang melihat adanya kepulan asap dibagian belakang gudang masjid sekira pukul 10.30 WIB,” kata Iptu Karyadi kepada wartawan.
Menurut Karyadi, selang beberapa menit api dengan cepat merembet kebagian atap bangunan masjid serta gudang penyimpanan yang berada tepat di depannya.
” Material atap bangunan yang terbuat dari kayu, membuat api dengan cepat merembet ke dua sisi bangunan masjid, yakni atap sebelah kiri bangunan utama serta gudang penyimpanan,” terangnya.
Selain upaya pemadaman secara manual dengan memanfaakan air tandon milik masjid AL-Huda oleh petugas kepolisian serta warga, api dapat dipadamkan sepenuhnya, setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk membantu menjinakkan api.
” Butuh waktu 1 jam untuk menjinakkan kobaran api secara total, setelah 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Genteng diterjunkan, selang 30 menit dari awal terjadinya kebakaran, usai mendapatkan laporan dari warga,” imbuh Karyadi.
Sementara itu, dari hasil oleh TKP yang dilakukan Tim Identifikasi Polresta Banyuwangi, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian belakang gudang masjid, dan kemudian menyambar gudang penyimpanan serta atap sebelah kiri bangunan utama.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian
ditaksir senilai Rp 30 Juta. Taksiran itu berdasarkan kerusakan yang ditimbulkan, serta beberapa sajadah, karpet, serta 1 unit genset yang juga ikut terbakar.
” Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, karena saat kebakaran terjadi, masjid dalam keadaan sepi. Namun kerugiannya mencapai Rp 30 Juta,” pungkasnya.
Reporter: Din
Editor : J Subhan


Komentar