Guna menumbuh kembangkan Perpustakaan Masjid di Indonesia, diadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski) di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Kamis hingga Sabtu (9 s.d 11 Juni 2022). Pustakawan Bimas Islam Tukino Subdit Kepustakaan Islam menyampaikan bahwa semua yang berhubungan dengan layanan Pustaka Islam berada pada aplikasi Elipski. termasuk jumlah perpustakaan masjid yang ada di Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram menyampaikan bahwa Masjid selain sebagai tempat sholat juga untuk peningkatan kemampuan keilmuan melalui Pustaka yang ada.
“Pustaka penting untuk membuka cakrawala dunia” ungkapnya.
Husnul Maram berharap jamaah mendapatkan banyak hal yang diperoleh dari perpustakaan yang dimilikinya.
“Kualitas seseorang sangat berbeda sesuai dengan ilmu yang dimilikinya, ” ungkapnya.
Lebih lanjut Kakanwil berharap.

Kementerian Agama bekerja sama dengan dinas/instansi/lembaga terkait untuk mengembangkan perpustakaan terutama kerja sama dengan Perpustakaan Daerah.
“Salah satu cara peningkatan keilmuan adalah membaca di perpustakaan di Masjid maupun Musholla, “tuturnya
Husnul Maram berpesan agar buku-buku yang disajikan di Perpustakaan Masjid adalah buku buku yang benar-benar mendidik dan terhindar dari keilmuan yang cenderung menyesatkan. Buku buku tersebut tidak harus buku keagamaan saja, tetapi juga buku yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan lain sebagainya.
Kakanwil menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan diwilayah kerjanya. dengan mengingat luas wilayah Provinsi Jawa Timur, sangatlah tidak adil jika hanya Surabaya yang dijadikan tempat Kegiatan,
“Semoga ada lagi kegiatan yang dilaksanakan Dirjen Bimas Islam di Jawa Timur, bisa di Banyuwangi yang sangat indah alamnya, dan ada (fasilitas) Bandara Internasional, ” ungkapnya
Ketua panitia pelaksana Misbakhul Munir yang juga menjabat Kepala Bidang Urusan Agama Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan yang mungkin dianggap kurang familier, namun harapan kedepan semua akan digital.
“Maksud dan tujuan kegiatan agar kedepan setiap Masjid mempunyai ruang dan fasilitas perpustakaan , “singkatnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi menugaskan H. Syafaat dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam yang juga Ketua Lentera Sastra (Terminal Literasi Pegawai Kementerian Agama) mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Moh. Amak Burhanudin berharap Ketua Lentera Sastra dapat mensosialisasi Elioski, dan rencana kerja sama Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip daerah Kabupaten Banyuwangi segera terwujud. (Syaf)


Komentar