Dalam upaya penanganan sampah, Desa Bajulmati melakukan kerja sama dengan Clean Ocean through Clean Communities (CLOCC). CLOCC sendiri merupakan asosiasi pengelolaan sampah yang berasal dari Norwegia dan saat ini sedang terlibat penyusunan masterplan penanganan sampah di Banyuwangi.
Pengelolaan sampah di Bajulmati menjadi hal yang krusial dan butuh penanganan segera, apabila dibiarkan akan menjadi masalah yang besar. Dalam hal ini Abdul Ghofar selaku Kepala Desa bajulmati sangat mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut mengatasi sampah, namun upaya yang diambil masih harus dilakukan secara maksimal.
“Untuk kedepannya Desa Bajulmati akan membuat TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) bekerja sama dengan CLOCC (Clean Oceans Through Clean Communities). Dimana sampah tidak akan dikumpulkan di tempat sampah dan dibakar, tapi akan diolah menjadi butiran plastik, kemudian yang organik akan diolah menjadi pupuk organik,” Pungkas Abdul Ghofar saat diwawancarai wartawan jurnalwes.
Diharapkan upaya yang dilakukan melalui kerjasama ini, mampu mengatasi secara signifikan sampah yang ada di sepanjang sungai Bajulmati.
“Ini menjadi solusi dari keresahan yang terjadi, mudah-mudahan terwujud, mewujudkan Bajulmati menjadi Desa yang bebas sampah,” lanjutnya.
Kita harus semakin meningkatkan kesadaran terhadap masalah sampah ini dan dengan adanya kerjasama ini, semoga bisa terus terlaksana dengan baik, demi terciptanya Bajulmati Era Baru yang Sehat, Unggul dan Madani. (Q’Nin/Dwi)


Komentar