BANYUWANGI – Setelah memasuki hari ke tiga laka laut, tragedi Hoki 88 Pantai Plawangan Grajagan. Akhirnya Gabungan Tim SAR, yang terdiri dari, Polairud, TNI AL dan nelayan sekitar, pagi ini menemukan dua jenazah korban laka laut yang di nyatakan hilang, atas nama Jainul PDS, dan Muhadi, Selasa 29/ 07/2022.
Korban pertama di temukan oleh Gabungan Tim SAR dan nelayan setempat, sekitar pukul 06.00 WIB, korban di evakuasi oleh kapal nelayan. Korban di bawa Ambulance ke RSUD Genteng untuk di lakukan proses identifikasi, korban atas nama Jainul PDS warga Cangaan, Genteng Wetan.
Selang 2 jam di temukan korban pertama, sekitar pukul 09.00 WIB, Gabungan Tim SAR menemukan 1 korban lagi atas nama Muhadi 40 tahun, warga kecamatan Sempu.
Salah satu korban di temukan di pinggir pantai dalam posisi tertelungkup dan sudah mengalami pembengkakan seluruh anggota badannya, pembengkakan itu di sebabkan mungkin terlalu lama terendam air dan mengapung, terombang ambing di tengah laut.
Jainul PDS adalah salah satu korban laka laut yang rencana mau memancing bersama 5 temannya, di Pantai Grajagan, karena kapal Speedboat yang di tumpangi mengalami kendala mati mesin, akhirnya kapal di hantam ombak yang besar terbalik dan semua penumpang jatuh kelaut, dari 6 penumpang itu, 2 orang selamat, 4 meninggal dunia dan semua korban sudah di bawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.
Dengan di temukannya semua korban tragedi Hoki 88 ini, maka Operasi Pencarian korban oleh Gabungan Tim SAR di nyatakan di tutup. (Rika//JN).


Komentar