oleh

Air Mata Dan Senyum Bahangi Nampak Pada Ibu Paruhbaya; PT Merdeka Cooper Gold Tbk, Mewujutkan Rumah Layak Huni

BANYUWANGI – Program bedah rumah oleh PT Merdeka Cooper Gold Tbk, terus digeber kini satu rumah telah tuntas dikerjakan tinggal dua rumah kondisinya hampir rampung. Lokasi tersebut di Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.

Tim yang terbentuk untuk pembangunan program bedah rumah itu berjumlah enam orang pekerja. Mereka dikomandani oleh Wijiyanto. Berjumlah tiga rumah yang ditangani.

Tiga rumah yang mendapatkan program itu diantaranya rumah milik Ketang (74), Resak (69), dan Saminah (71). Sabtu (24/09/2022).

Wijiyanto kepala tukang menjelaskan awal kerja sampai sekarang dirinya sudah merampungkan satu unit rumah, terdapat dua lagi yang masih dalam proses.

“Satu rumah milik Ketang sudah selesai 100 persen dan dua rumah masih dalam proses pengerjaan. Perkiraan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 15-20 hari,” ucapnya.

Selain memperbaiki bangunan PT Merdeka juga memberikan kebutuhan lain seperti pintu, jendela, kosen, gawang, kayu dan lain lain kebutuhan yang diperlukan dalam bedah rumah itu. Anggaran yang dipersiapkan untuk satu unit rumah sebesar 35 juta.

Setelah rumah Ketang rampung, tim pembangunan bedah rumah yang dikomandoi Wijiyanto merampungkan rumah milik Resak. Sebelum dibongkar rumah Resak tidak layak huni, selain atapnya rusak dinding rumah itu masih terbalut bambu yang dianyam bahkan lantainya pun masih tanah.

Resak patut mendapatkan program bedah rumah dari perusahaan tambang emas, karena rumah Resak diwilayah reng satu, tidak elok jika tidak dapat bantuan. Apalagi Resak adalah seorang janda yang hidupnya sendiri tanpa ada yang membantu mencari nafkah. Dalam keseharian Resak hanya bekerja sebagai buruh.

Ruang rumah Resak sebelum dipugar terdapat tiga kamar dan itu tetap ada hanya ditambang satu kamar lagi yakni kamar mandi beserta jamban.

Walau belom 100% selesai, Resak mengaku sangat senang dan bahagia. Ia tidak menyangka keinginan memiliki rumah yang layak bakal terwujut, Resak bersukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada PT Merdeka yang sudah mewujutkan impiannya.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih sekali kepada perusahaan. Akhirnya, saya memiliki rumah yang lebih layak untuk ditempati,” kata Resak sambil meneteskan air mata.

Wijiyanto menambahkan program bedah rumah dari PT Meredeka harus terus dilanjutkan sebab masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah yang tidak layak huni.

“Saya juga bersyukur dan berterima kasih pada perusahaan. Saya akan mendukung investasi dan teruslah perusahaan memenuhi komitmennya memberi manfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (Ry//JN),

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *