BANYUWANGI – Petrus Edo Permana (20), dikabarkan hilang diduga hanyut di muara baduk, korban warga Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggran. Minggu (16/10/2022),
Pristiwa itu terjadi hari Sabtu 15 Oktober 2022, pukul 16.47 wib, saat itu korban sedang mencari kayu bersama dua orang temannya untuk membenahi perahu.
Setelah tidak mendapatkan kayu korban kembali pulang dengan cara berenang menyebrangi muara baduk, muara itu mengalir ke laut.
Baru beberapa meter berenang tiba tiba korban tengelam dan menghilang, diduga selain kehabisan tenaga arus bawa air muara sangat kencang.
Melihat teman hilang tengelam, dua rekanya langsung melaporkan kewarga setempat lalu salah satu warga menghubungi petugas Rapi RNC lalu disambungkan ke BPBD Banyuwangi.
Mujito Sekertaris, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi membenarkan telah terjadi orang tengelam di wisata muara baduk.
Mendapat informasi itu sejumlah petugas dari TRC BPBD dan Rapi RNC serta masyarakat setempat langsung menuju lokasi.
“Setelah mendapat info kita langsung menuju lokasi, dan langsung menyisir sekitaran muara.” Jelas Mujito.
Petugas gabungan dan masyarakat terus berusaha mencari tapi korban tidak juga ditemukan. Karena waktu menjelang malam pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok.
“Kita bersama warga sudah berusaha mencari tapi belom juga ditemukan, jadi pencarian kita lanjut besok,” kata Mujito.
Mujito memberi saran kepada warga sekitar agar tidak bermain dan mandi dimuara karena arus bawa kencang dan air keruh bercampur pasir laut bahaya untuk berenang. (Jaenudin//Ron//JN).


Komentar