oleh

Reses Ke 3 Suparman Edy Fraksi Gerindra; Pertanyaan Pupuk Subsidi Langka Jawabnya Bukan Wilayahnya

BANYUWANGI – Reses merupakan masa di mana anggota dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya masing-masing. Rabo (19/10/2022).

Pelaksanaan tugas anggota dewan di daerah pilihannya adalah dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan dikenal dengan kunjungan

Seperti halnya dengan anggota DPRD Banyuwangi, salah satunya di lakukan Suparman Edy dari Fraksi Gerindra. Reses yang dilaksanakan pada Selasa kemarin 18 Oktober 2022, dilakukan untuk menjaring inspirasi dan usulan warga terutama warga masyarakat Dusun Rempis Desa Sumbersari Kecamtan Srono.

Reses yang sengaja mengundang hadirkan tokoh dan masyarat di wilayah setempat itu acaranya sangat singkat, setelah acara pembuka langsung agenda tanya jawab dari usulan warga yang hadir.

Masuk agenda tanya jawab, kesempatan pertama diwakili Abdul Mukit warga setempat, ia mengucapkan terima kasih kepada Suparman Edy sebagai wakil rakyat di DPRD Banyuwangi, yang dinilai sudah banyak menyalurkan bantuan pemerintah ke lingkungannya.

“Saya ucapkan terima kasih, bantuan pemerintah yang disalurkan ke kampung kami berupa jalan paving, itu sangat bermanfaat kepada masyarakat, kususnya dusun rempis. Mudah mudahan bapak bisa terpilih kembali.” Terangnya.

Selain Abdul, seksi tanya jawab kedua dipersilakan dari tokoh agama yakni Zainur Arifin, pertanyaan yang dilontarkan kepada Anggota DPRD Suparman soal kelangkahan pupuk subsidi, menurutnya DPRD harus tegas mengatasi hilangnya pupuk subsidi dikios kios.

Meski pun pupuk subsidi hilang, kata Zainur, petani tetap menanam dengan bermacam – macam cara untuk menghidupi tanamannya. Mulai memberi pupuk non subsidi sampai mencari pupuk organik.

Pertanyakan Zainur juga menginginkan jalan menuju ke makam diwilayahnya kalau bisa juga harus di paving. Tidak hanya itu petani berharap pupuk subsidi kembali ada.

“Saya mengucapkan trima kasih semenjak ada pak Supar didusun kami jalan berubah paving. Ya kalau bisa, jalan menuju masjid dan makam juga harus di paving. Ini lagi.. pupuk subsidi kok sangat sulit didapat.” Jelasnya.

Waktu bertanya yang diberikan panitia sudah cukup, warga yang diberi ruang waktu untuk bertanya sudah dilakukan, kini kesempatan warga yang hadir untuk  mendengar jawaban dari wakil rakyat Suparman Edi, dari Fraksi Grendra.

Sambutan pembuka tak ditinggalkan oleh Suparman, usulan dan permintaan warga akan segera dibahas dan diagendakan seperti permintaan jalan paving menuju masjid dan makam.

Menurutnya soal pupuk subsidi yang langka dirinya tidak bisa mengupayakan karena itu bukan ranahnya. Namun hilangnya pupuk subsidi dalam beberapa bulan ini harus diawasi bareng – bareng.

“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran panjenengan semua, apa pun usulan panjenangan akan kami kawal sampai terealisai.” Terangnya.

Suparman menambahkan,” Kalau masalah pupuk itu bukan wilayah saya karena saya komosi 4, tapi saya mengajak kepada para petani ayo kita harus kompak, kita awasi benar distributor dan kios yang menyalurkan. Kalau ada penyelewengan segera dilaporkan, saya siap mengawal karena saya juga petani.” Tegas Suparman Edy.

Semua pertanyaan dan permintaan di tapung dan akan di kawal sampai terelisasi, acara selesai setelah ditutup dengan bacaan doa bersama.

Sekedar diketahui, Reses adalah merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

Masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan, yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD.

Reporter : Rony (tim)

Editor      : Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *