BANYUWANGI, Jurnal News – Banjir bandang yang menerjang kecamatan Kalibaru pada Kamis (03/11/2022) lalu mengakibatkan lebih dari 30 rumah rusak berat, jembatan terputus dan menghanyutkan harta benda warga. Kerusakan terbesar terjadi di wilayah Dusun Krajan, Desa Kalibaru wetan, Kecamatan Kalibaru. Rabo (09/11/2022)
Berbagai upaya penanganan status tanggap darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Mulai dari pendirian Posko Tanggap Darurat, dapur umum, pendistribusian sembako, penyediaan posko layanan kesehatan 24 jam sampai pelayanan pengurusan dokumen administrasi kependudukan.
Terkait dengan pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi melakukan langkah jemput bola. Dengan program Pelangi (Pelayanan Administrasi Penduduk Banyuwangi), mobil pelayanan Dispenduk standby disekitar lokasi terdampak bencana banjir.
Menurut Kadispendukcapil Banyuwangi, Djuang Pribadi, program Pelangi bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan adiministrasi kependudukan khususnya kepada masyarakat terdampak banjir yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak.
“Disini kami melayani penerbitan Kartu KK, KTP, KIA, Akta Kelahiran dan Kematian,” jelasnya.
”ini program jemput bola, untuk korban bencana seperi ini kami langsung turun kelapangan. Pastinya banyak warga terdampak banjir yang membutuhkan KK dan KTP, atau pun akte lahir dan kematian yang mungkin hilang karena dilanda banjir.” Kata Djuang.
Pelayanan Dispendukcapil turun kewilayah terdampak banjir sejak Senin sampai hari ini Rabu 09 November 2022. Mereka on time jam kerja, khusus melayani warga terdampak banjir bandang diwilayah Kalibaru.
”sejak awal disini kami sudah menerbitkan sebanyak 479 dokumen,” terang Djuang.
Keterangan salah satu warga mengaku lega sudah dibantu percepatan pengurusan dokumen kependudukan. Bahkan, mereka banyak mengucap puji sukur atas bantuan pemerintah daerah.
”terima kasih kepada Pemda, secepat ini saya mendapatkan dokumen yang hilang karena bencana banjir.” Puji sukur salah satu warga terdampak banjir.
Reporter : Abe
Editor : Subhan


Komentar