BANYUWANGI, Jurnal News – Proyek Pembangunan jalan Nasional diwilayah Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Memang telah usai diperbaiki namun masih menyisakan permasalahan baru. Sabtu (17/12/2022).
Pada waktu itu, sepadan jalan Nasional juga tak luput dari perbaikan. Buktinya, bukan hanya jalan poros yang diperbaiki memakai sistem hotmix. tetapi juga sepadan kanan dan kiri diuruk memakai batu koral dan pasir leboh agar sejajar dengan jalan hotmix.
Diduga perencanaan sampai Pelaksanan jalan hotmix dan pengurukan sepadan kemungkinan satu paket. Masyarakat tak mungkin tau, kenapa begitu karena pekerjaan pembangunan jalan hotmix dijalur Nasional tersebut tidak mungkin ada papan nama proyek.
Bagaimana cara mengawasi, hanya pengawas yang tersembunyi dan diam – diam memantau. Apakah itu memang aturan atau tipu daya para mafia pembangunan di Negeri ini.
Ketua LSM-PSN Bachtiar fa’i menyayangkan prihal pekerjaan proyek pengurukan sepadan jalan Nasional yang terkesan asal – asalan.
“Gimana tidak asal – asalan, setelah diuruk batu koral tidak dipadatkan, ini jalan raya bukan jalan gang kampung,” kata Bachtiar.

Bachtiar menduga, ada yang tidak beres soal pembangunan jalan tersebut. Rencana akan melaporkan ke Dinas terkait dan meminta keterangan apakah benar setelah di uruk batu koral terus dibiarkan tidak dipadatkan.
“Saya segera ke Dinas terkait, saya akan laporkan temuan ini agar tidak makan korban. Kasian pengguna jalan, kususnya pengendara motor.” Tegas Bachtiar.
Jalan Nasional yang diperbaiki dari pantauan media, dimulai dari simpang tiga Desa Benculuk sampai perbatasan kecamatan Cluring yakni di Dusun Trembelang, Desa Cluring, Kecamatan Cluring.
Panjang jalan yang diperbaiki kurang lebih 3 kilometer, perbaikan itu terputus – putus tidak semua jalan di hotmix. Anehnya yang tidak diperbaiki dengan memakai aspal hotmix malah banyak yang berlubang.
Penulis : Rony Subhan


Komentar