BANYUWANGI, Jurnalnews – Anggota Komisi VI DPR, Ir. HM Nasim Khan, mengadakan kegiatan sosialisasi BUMN dengan tema “Sektor Konstruksi: Membangun Negeri, Membangun Masyarakat”. Kegiatan ini bekerja sama dengan PT. Semen Indonesia Group (SIG), kegiatan itu digelar di Auditorium Al Aly Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN, khususnya PT. Semen Indonesia Group, yang telah memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada konstituen saya untuk lebih memahami peran BUMN dalam industri bahan bangunan,” terang Nasim Khan.
Nasim menjelaskan bahwa infrastruktur adalah penopang peradaban suatu bangsa dan memiliki peran yang sangat penting, terutama bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kondisi geografis yang khas.
Untuk itu, Nasim menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas antar kawasan dan melakukan pemerataan melalui pembangunan di daerah dan desa.
Peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju 2045 menjadi fokus kebijakan dua prioritas yang berkaitan dengan infrastruktur di tahun 2023.
“Pertama, mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua, mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara atau IKN,” tuturnya.
Selain Kementerian PUPR, Kementerian BUMN juga memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur sebagai perpanjangan tangan pemerintah. BUMN memiliki kemampuan strategis untuk mendukung agenda pembangunan negara.
Salah satu BUMN yang bergerak di industri bahan bangunan adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, yang merupakan produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Total kapasitas produksinya mencapai 52,6 juta ton semen per tahun,” ujar Nasim Khan.
Dia juga menjelaskan bahwa SIG adalah holding company yang mengelola enam anak perusahaan produsen semen, yaitu Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Solusi Bangun Indonesia, Semen Baturaja, dan Thang Long Cement Company di Vietnam. Keenam anak perusahaan ini bergabung dalam grup SIG pada akhir tahun 2022.
SIG sebagai BUMN yang bergerak di industri bahan bangunan memiliki peran penting dan kemampuan strategis dalam mendukung agenda pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Melalui produk-produknya, SIG mampu menjadi BUMN kelas dunia dan membangun Indonesia yang berkelanjutan, aman, dan ramah lingkungan.
Nasim Khan mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur yang diinginkan oleh pemerintah tidak hanya sebatas konstruksi semata. Namun, juga sejauh mana konstruksi tersebut dapat bertahan dan memiliki nilai tinggi dalam jangka panjang, terutama dalam menghadapi tantangan keberlanjutan akibat pemanasan global.
Sebagai BUMN, SIG memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi.
“Dengan gabungan kapabilitas teknologi, pengalaman, dan wawasan bertaraf internasional, SIG membantu menyediakan produk dan solusi untuk pembangunan yang ramah lingkungan,” ungkap Presiden NKI Nasim Khan Indonesia.
Nasim juga menyebutkan bahwa produk semen kantong SIG telah tersertifikasi Green Label oleh Green Product Council. SIG juga menawarkan produk semen curah non OPC (ordinary Portland cement) yang ramah lingkungan karena rendah emisi karbon.
Selain itu, SIG menawarkan beton jadi inovatif untuk berbagai kebutuhan aplikasi, seperti SpeedCrete yang merupakan solusi perbaikan jalan dalam waktu singkat di malam hari.
Bang Nasim menjelaskan bahwa kecepatan dan kualitas tinggi SpeedCrete membantu perbaikan jalan dengan minim emisi CO2 dan kerugian perekonomian akibat kemacetan akibat penutupan jalan. Selain itu, SpeedCrete juga lebih efisien dari sisi biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.
“Saya bangga dan memberikan apresiasi yang besar kepada SIG atas peran mereka dalam membangun negeri dan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan di industri semen baik di tingkat nasional maupun internasional sepanjang tahun 2023,” pujinya.
Dia berharap bahwa SIG dapat terus berinovasi dan bertransformasi sehingga kontribusinya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Nasim juga mendorong konstituennya untuk terus memberikan dukungan kepada Kementerian BUMN dan SIG agar terus berkembang dan maju, sehingga peran mereka dalam mendukung kemajuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jika masyarakat kuat, maka kemajuan bukanlah hal yang tak mungkin untuk dicapai, dan tentunya akan membawa perekonomian Indonesia semakin baik di masa depan,” tegas Nasim Khan. (Tm//RD//JN).


Komentar