oleh

DESA KALIBARU KONSISTEN MENJADI DESA PRODUKSI

Kalibaru konsisten menjadi daerah Produksi kopi di wilayah paling barat Kabupaten Banyuwangi. Hal ini dicetuskan oleh Agus Hari Hadi disela-sela persiapan sidang promosi doktoralnya, Selasa (01/08/2023) di Ruang 301, Lt-3. Gd-SPs, Pascasarjana IPB Dramaga, Bogor.

Salah satu hal unik yang dilakukan oleh Sang Doktor, dalam persiapan sidang promosi terbuka ia mengutus sahabat dekatnya Abdul Hadi dan Chandra Hasan untuk ‘mengemis’ kopi robusta kepada pegiat kopi Kalibaru dan Glenmore. Wal hasil, kegiatan tersebut disambut antusias oleh generasi milenial yang gandrung terhadap kopi. “Tujuan mengemis kopi ini adalah untuk didisplay dalam sidang promosi terbuka”, ungkap Khotijah, salah satu pegiat kopi wanita Kalibaru. Hal senada diungkapkan Abdul Hadi, selain untuk memeriahkan, display kopi disidang terbuka tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan kopi yang berasal dari Kalibaru.

Dikonfimasi melalui sambungan telpon, Agus Hari Hadi mengatakan bahwa Kalibaru sangat berpotensi menjadi kecamatan di Kabupaten Banyuwangi sebagai daerah produksi kopi terbaik.

IMG-20230801-WA0032

“Namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki guna pengembangan sistem pada nilai agroindustri kopi, ” jelasnya.

Pengembangan dan arahan strategis pemangku kepentingan dalam membuat pengembangan kebijakan, lanjut Agus, harus dengan melibatkan petani, perguruan tinggi, LSM-lembaga adat dan dinas terkait, pegiat kopi sampai terbentuk sistem yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.

Sang Doktor juga menanyakan bagaimana perkembangan 1001 kedai kopi yang digagas oleh Camat Kalibaru?
Diakhir percakapan, Mas Doktor, panggilan akrabnya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi baik secara langsung dan ataupun tidak langsung. Agus juga menyampaikan mohon maaf apabila dalam penambangan data selama penelitian, terdapat kesalahan baik itu disengaja da ataupun tidak sengaja. Dia berharap semoga hasil penelitiannya dapat menjadi pedoman, bermanfaat bagi Generasi X-Millennials-Z-A serta seluruh lapisan masyarakat, pegiat kopi di Kalibaru, Banyuwangi, Indonesia.

“Terima kasih yang mendalam kepada Pondok Pesantren AN-NUR Kalibaru, ROBUSTAnita, sampaikan pula salam saya kepada para calon legislatif yang berasal dari Kalibaru saja. salam Kopi Kalibaru, ” ucapnya sambil tersenyum kemudian menutup sambungan telponnya.(Abe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *